Banyak Waktu Beribadah Bersama Keluarga

Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang menyebabkan suasana Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bulan puasa kali ini terasa tidak semeriah biasanya. Seluruh masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah, mulai dari menjalani puasa, tarawih, dan kegiatan-kegiatan lain dilakukan di rumah masing-masing. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memutus rantai persebaran virus corona.
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN 1 Karanganyar, Ninuk Dwi R, menuturkan bulan puasa kali ini setiap orang harus tetap berada di rumah dan harus senantiasa mematuhi peraturan dari pemerintah. Artinya ruang gerak setiap orang sangat dibatasi. ”Kalau mau Salat Tarawih harus mengikuti protokol dari pemerintah, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan seterusnya. Apabila itu tidak memungkinkan maka lebih baik beribadah di rumah dengan keluarga,” tambahnya kepada Wasis, Selasa (28/4).
Dari banyaknya peristiwa yang terlewatkan selama bulan puasa yang disebabkan pandemi ini, ada pula hikmah yang bisa didapatkan. ”Puasa tahun lalu kita banyak beraktivitas di luar rumah sehingga banyak waktu kita yang tersita, dan sekarang kita banyak beraktivitas di rumah, otomatis waktu kita longgar. Maka kita bisa mengambil hikmahnya, kita baca Al-Qur’an sesering mungkin, beribadah khusyuk di rumah bersama keluarga dan berdiskusi dengan keluarga. Tak lupa kita harus selalu berdoa semoga pandemi virus corona segera lenyap dari muka bumi, Aamiin,” jelasnya. (Putri Senja-Wasis)