Organisasi Profesi Kesehatan Beri Bantuan

KARANGANYAR—Forum Organisasi Profesi Kesehatan Karanganyar memberikan bantuan untuk tenaga kesehatan dan masyarakat terdampak Covid-19.
Sebanyak 20 organisasi profesi kesehatan medis dan nonmedis di Kabupaten Karanganyar mengumpulkan donasi untuk membantu rekan sesama profesi dan masyarakat. Donasi yang dikumpulkan dalam bentuk uang total Rp34 juta, barang kebutuhan sehari-hari, dan alat pelindung diri (APD). Bantuan diwujudkan 500 paket sembako, 5.000 masker, masker medis, face shield, kacamata goggles medis, dan lain-lain. Bantaun tersebut diserahkan secara bertahap.
Ketua Panitia Kegiatan Donasi Peduli Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Santoso Arie Winarto, menyampaikan paket sembako diserahkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 sedangkan APD diberikan kepada tenaga kesehatan yang menangani kasus Covid-19. Sembako 500 paket diserahkan kepada masyarakat terdampak Covid-19, seperti warga yang mengalami pemutusan hubungan kerja, dirumahkan, pekerja informal yang tidak bisa bekerja sementara waktu, masyarakat yang terpapar termasuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).
”Ada yang diisolasi. Kami berikan bantuan seperti di Mojogedang, Gondangrejo, Kebakkramat. Kami serahkan lewat puskesmas karena dasar pengajuan dari puskesmas. Kami juga menyalurkan bantuan 50 paket sembako kepada masyarakat bekerja sama dengan SAR-RSM. Kami data calon penerima sesuai usulan. Isi paket sembako itu beras, minyak goreng, mie instan, susu, teh, dan tepung,” kata Santoso saat dihubungi Koran Solo, Minggu (10/5).
Setelah pembagian paket sembako, mereka menyerahkan APD berupa masker medis, face shield, dan kacamata goggles medis kepada RSUD Kabupaten Karanganyar. Mereka juga memberikan masker untuk klinik yang tergabung dalam perhimpunan klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan Indonesia [PKFI]. Bantuan masker, kacamata goggles medis dan hand sanitizer untuk persatuan perawat gigi Indonesia (PPGI) Kabupaten Karanganyar.
Santoso menyampaikan program berikutnya adalah pemasangan spanduk berisi edukasi dan imbauan tentang Covid-19. Pemasangan spanduk serentak di sejumlah lokasi, seperti jalan protokol Kabupaten Karanganyar, 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dan pasar tradisional berkapasitas besar. ”Imbauan, edukasi tentang pencegahan penularan Covid-19 dan memangkas rantai persebaran Covid-19 sehingga kasus tidak meningkat. Kami juga membuat video edukasi tentang Covid-19 mulai gejala hingga proses pemulasaraan jenazah dan pemakaman. Kami juga membagikan masker ke masyarakat maupun pedagang di Pasar Tegalgede, Pasar Jungke, Pasar Matesih, Pasar Karangpandan, Pasar Jaten, dan Pasar Kerjo,” ujar dia.
Santoso berharap bantuan kepada tenaga kesehatan maupun masyarakat dapat meringankan beban orang terdampak Covid-19. Langkah itu sebagai bentuk bakti dan kepedulian organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Karanganyar.