Belanja Iklan Triwulan I/2020 Tercatat Positif

 

JAKARTA—Belanja iklan pada Januari–Maret 2020 masih mencatat angka positif namun mulai melemah pada April 2020.
Executive Director Nielsen Media (Indonesia) Hellen Katherina menjelaskan pada Januari 2020, total belanja iklan baik di TV, media cetak, dan digital mencapai Rp15,3 triliun.
Capaian belanja itu naik sedikit pada bulan berikutnya senilai Rp17,3 triliun dan pada Maret lalu mencapai Rp20,3 triliun. Namun, belanja itu kemudian perlahan menurun saat memasuki April.
Tercatat, pada pekan pertama April belanja iklan mencapai Rp4,1 miliar. Selanjutnya pada pekan kedua atau per 12 April senilai Rp4,0 miliar dan pada 19 April senilai Rp3,5 miliar.
Kendati belanja iklan pada April masih cukup positif dan naik sebesar 20% jika dibandingkan dengan periode yang sama 2019, Hellen mengatakan dari 10 kategori pengiklan tertinggi, hanya ada dua kategori yang mengalami penurunan belanja iklannya.
“Kami melihat karena tadi mulai April kan ada penurunan dari belanja iklan, kalau dibandingkan tahun lalu April 2019, apa benar mereka sebetulnya nurunin belanja iklan? Ternyata masih naik 20% dibandingkan tahun lalu. Hanya ada dua kategori yang menurunkan yaitu government dan partai politik sebesar 62% karena tidak ada Pilkada,” jelas Hellen, Selasa (12/5).
Selain partai politik dan pemerintah, iklan rokok juga menurunkan belanjanya hingga 28% pada April 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Data Nielsen menunjukkan pada April 2020 ini belanja pemerintah dan partai politik mencapai Rp543 miliar dan belanja rokok senilai Rp520 miliar. (JIBI/Bisnis.com)