Seusai Antar Saudara, Perempuan Dibegal

 

SRAGEN—Seorang perempuan warga Dukuh/Desa Sambirejo RT 018, Kecamatan Plupuh, Sragen, Lina Angra Wahyuni, 28, mengaku menjadi korban pembegalan yang dilakukan seorang berpenutup muka di jalan persawahan Dukuh Bugelgede RT 014, Desa/Kecamatan Plupuh, Sragen, Kamis (14/5) pukul 18.30 WIB. Begal itu meminta uang seraya menodongkan pisau ke arah korban.
Peristiwa itu diungkapkan Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo kepada wartawan, Jumat (15/5). Harno menjelaskan peristiwa itu bermula saat korban mengendarai motor berboncengan dengan saudaranya, Komiyati, 50, dari Masaran ke arah Plupuh. Dia mengatakan korban kemudian mengantar Komiyati sampai di rumahnya yang terletak di Dukuh Bugelgede, Plupuh.
“Kemudian korban pulang sendirian setelah Magrib. Setiba di jalan persawahan, tiba-tiba menurut penuturan korban dia diadang laki-laki tak dikenal yang mengenakan penutup kepala warna hitam dan memakai helm. Laki-laki itu menodongkan pisau lipat seraya meminta uang. Setelah berhasil mendapatkan uang, pelaku kabur dengan mengendarai motor Honda Beat warga putih biru ke arah Pasar Plupuh,” ujarnya.
Atas kejadian itu, Harno mengatakan korban mengalami kerugian senilai Rp2,8 juta. Peristiwa itu dilaporkan ke Mapolsek Plupuh. Dia mengatakan kasus itu dinilai melanggar Pasal 365 KUHP.
Kapolsek Plupuh AKP Sunarso masih mendalami laporan tersebut. Dia mengikuti perbincangan di media sosial soal adanya laporan tersebut. “Kami belum bisa memberi pernyataan. Kami masih mendalami laporan tersebut karena informasinya masih simpang siur,” ujarnya. (Tri Rahayu)