Taman bikin rumah tambah asri

Arif Fajar S.
redaksi@koransolo.co

ehadiran taman di rumah akan menambah ke­indahan dan sua­sana asri sebuah hunian. Selain memberikan pemandangan menarik dan menjadi elemen dekorasi ru­mah, taman juga pas buat menongkrong saat bersantai bersama keluarga.
Namun, seringkali sebuah taman dikaitkan dengan ke­butuhan lahan yang cu­kup luas. Mereka yang memiliki lahan terbatas di rumah menjadi ragu untuk menghadirkan taman di rumahnya. Apalagi mereka yang memiliki rumah minimalis.
Jangan menyerah, karena beragam cara tetap bisa dila­kukan untuk menghadirkan keasrian di rumah. Apalagi iklim tropis di Indonesia sa­­ngat pas untuk tanaman yang berbunga.
Hal itu sudah dilakukan Li­na Ghorizah, yang berprofe­si guru sekolah dasar (SD). Sejumlah taman ia hadirkan di rumahnya di Pondok Pando­wo, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo. Mulai dari teras rumah, samping rumah, hingga ba­gian belakang rumah yang menghadap utara itu.
“Ya biar rumah tampak asri. Sekalian juga ikutan go green karena dengan ada­nya tanaman di sekitar ru­mah, suplai oksigen tetap ter­jaga,” ujar Lina kepada Es­pos, belum lama ini.
Semula ada keraguan, apakah benar ada taman di rumahnya karena perumahan lahannya terbatas. Ternyata dengan kreativitas beberapa lokasi di rumah tersebut terlihat hijau. Menurut Lina, untuk membuat taman tidak perlu lahan yang luas. “Bisa kok lahan terbatas dibuat taman yang asri dan elok dilihat,” kata Lina.
Teras rumah dimanfaat­kan dengan membuat ta­man penuh dengan tanaman ber­bunga. Dipadukan dengan rumput sintetis sehingga se­makin indah. “Karena ter­batas, saya gunakan pot bu­nga. Karena berada di luar rumah tanaman berbunga pas untuk taman. Seperti bu­genvil, melati Thailand, dan tanaman berbunga lainnya,” tutur dia.
Samping rumah juga di­manfaatkan Lina, kendati terbatas namun dengan pe­ngaturan yang pas tetap saja menjadi taman yang asri. Tentu harus tepat memilih tanamannya. Tak hanya bagian depan, di bagian belakang ada juga taman.
“Hanya, saya buat taman vertikal, lebih irit tempat. Ka­rena sinar matahari terbatas saya memilih tanaman yang sesuai, seperti monstrea, lidah mertua, dan janda bolong,” jelasnya.
Tidak hanya tanaman hidup yang bisa digunakan dalam membuat taman di rumah. Menurutnya, tanaman dan bunga imitasi bisa juga mem­buat lingkungan rumah ter­lihat asri. Selain tidak butuh penyiraman, perawatannya juga mudah. “Hanya tidak menyuplai oksigen di sekitar rumah kita.”
Keterbatasan lahan juga membuat Maria Veronika Ma­yani atau akrab disapa Lilo memanfaatkan dinding rumahnya di Perumahan Pondok Indah Permai , Wa­ru, Baki, Sukoharjo. “Sa­ya gunakan untuk taman ver­tikal dengan menempatkan sejumlah pot berisi tanaman,” ujarnya.