Puluhan Remaja Masih Nekat Gelar Balapan Liar

SUKOHARJO—Di tengah pandemi Covid-19 dan bulan Ramadan, puluhan remaja di wilayah Kartasura, Sukoharjo, justru menggelar ajang balapan liar. Aksi balapan liar di Jalan Diponegoro, Wirogunan, Kartasura ini pun kocar-kacir dibubarkan polisi pada Minggu (17/5) dini hari.
Setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan aparat keamanan, puluhan pelaku berhasil diringkus aparat beserta sepeda motornya. Kapolsek Kartasura AKP Dani Permana Putra mengatakan tim gabungan Polsek Kartasura, Pospam 01 dan anggota Brimob melakukan operasi di wilayah Wirogunan tepatnya Jl. Diponegoro atau jalan raya Solo-Semarang. Hal ini berdasarkan laporan yang diterima, jika lokasi tersebut kerap dijadikan ajang balapan liar oleh para remaja saat tengah malam hingga dini hari.
”Kami menerima banyak laporan dari warga yang resah jika lokasi itu sering dijadikan tempat balapan liar. Berbekal laporan ini kami langsung melakukan operasi gabungan,” kata Kapolsek.
Dalam operasi gabungan, tim mendapati aksi balapan liar di lokasi tersebut. Tim langsung membubarkan aksi balapan liar. Total sebanyak 23 remaja peserta balapan liar diamankan beserta 18 sepeda motor berbagai merek. Mereka kemudian dibawa ke Polsek Kartasura untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. “Mereka semuanya masih remaja.”
Di halaman Mapolsek Kartasura, pelaku diminta untuk melakukan push-up sebanyak 10 kali dan sit-up 10 kali untuk pembinaan. Selain itu, orangtua masing-masing diminta datang ke Polsek pada Senin (18/5) hari ini. Sedangkan sepeda motor yang disita baru akan dikembalikan jika sudah dilengkapi dokumen legalnya.
Dengan tindakan tegas polisi tersebut diharapkan kegiatan balapan liar tidak berlanjut. Sebab kegiatan dilakukan malam hari hingga dini hari. Selama ini, masyarakat sekitar mengeluhkan aksi balapan liar tersebut. Selain itu, pengguna jalan juga menjadi terganggu.
Dikatakan Kapolsek, aksi balapan liar di malam hari tersebut membuat resah masyarakat sekitar. Selain itu, balapan liar juga sangat membahayakan pelaku dan pengguna jalan lainnya. Dalam kesempatan itu, Kapolsek sekaligus menyosialisasikan ancaman penyebaran virus corona dengan kegiatan bersifat Kerumuman. Dia meminta para remaja untuk lebih meningkatkan kewaspadaan diri akan ancaman virus Corona. ”Ini kan juga musim corona. Mereka tidak boleh berkerumun karena rawan terjadi penyebaran corona,” katanya. (Indah Septiyaning W.)