Virus Kebaikan Sibat Joyosuran

Wahyu Prakoso

SOLO—Delapan sukarelawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Joyosuran berkumpul di sebuah teras rumah Kampung Mipitan RT 006 RW 005, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (17/5) pukul 15.00 WIB.
Bersambung ke Hal. 7 Kol. 4
Mereka membentuk lingkaran untuk membungkus sayuran, antara lain wortel, cabai, sawi, labu, dan buncis menggunakan plastik bening. Sayuran tersebut merupakan donasi dari sejumlah donatur yang akan digantung di tiga lokasi, masing-masing di Mipitan RT 006 RW 005, Kampung Pempem RT 003 RW 003, dan Kampung Gabudan RT 001 RW 008, Kelurahan Joyosuran.
Kegiatan tersebut bernama Jemuran Berbagi Dan Inspirasi yang mengajak masyarakat berkecukupan berbagi kepada warga yang membutuhkan berupa pangan yang dilakukan sejak Kamis (2/4). Berbagai ajakan ditulis menggunakan kertas yang digantung pada jemuran sayur.
“Wabah virus corona membuat banyak warga sekitar mengalami pemutusan hubungan kerja. Awalnya kami ingin membantu warga tapi hanya memiliki uang Rp200.000. Kami berpikir bagaimana uang ini bisa membantu warga selama pandemi. Akhirnya saya belanja 1,5 karton mi instan dan mengantungkan dua bungkus mie di jemuran,” katanya kepada Koran Solo.
Dia menjelaskan, sebanyak 20 anggota Sibat aktif mengajak masyarakat mengambil bahan makanan yang dijemur dan bagi warga yang memiliki rejeki agar ikut menggantung bahan makanan pada jemuran.
Kampanye terus digalakkan melalui Whatsapp group supaya membangun empati warga.
Kini banyak warga yang terbantu dengan bahan makanan yang dijemur oleh anggota Sibat dan juga sejumlah komunitas tergerak berdonasi bahan makanan hingga menyasar tiga lokasi. Dalam satu hari, Sibat Joyosuran menggantung lebih dari 100 paket bahan makanan.