Bingung, Kerja Atau Pulang Kampung

Saya karyawati perusahaan swasta, memiliki anak usia 17 tahun dan 22 tahun. Saya bingung karena saat ini harus bekerja di luar kota sendiri. Suami dan anak berada di kampung. Pada awalnya saya dan suami bekerja di kota yang sama dan kontrak rumah.
Namun karena wabah corona, suami di-PHK sehingga pulang ke kampung dan saya tinggal di mess kantor. Saya merasa kesepian meskipun ada teman lain di mess. Saya selalu memikirkan suami dan anak-anak. Sehingga tidak tenang saat bekerja dan susah tidur saat malam hari. Saya bingung mau pulang atau tetap di kota ini untuk bekerja. Karena saya harus membiayai keluarga dan sekolah anak. Apa yang harus saya lakukan saat ini?

Umi, Solo.

Saya bisa memahami perasaan Anda saat ini. Agar Anda tidak bingung, caranya harus memilih. Tetap bekerja dan tinggal terpisah dengan keluarga atau pulang kampung tetapi tidak memiliki pekerjaan. Ketika tidak memiliki pekerjaan akan berpengaruh terhadap kondisi ekonomi keluarga. Sementara anak masih sekolah.
Kondisi ini memang tidak mudah tetapi Anda satu-satunya tulang punggung keluarga. Coba dipikirkan kembali jika tidak bekerja. Selain sumber pendapatan tak ada, Anda mungkin harus mengambil uang tabungan. Kondisi ini justru menimbulkan masalah lain. Libatkan suami dan anak dalam mengambil keputusan. Apakah semua siap dengan akibatnya jika Anda berhenti bekerja dan tinggal di rumah? Jika belum siap, lebih baik Anda tetap bekerja.
Berpikirlah hal yang positif terhadap suami dan anak-anak. Yakinlah bahwa kondisi keluarga itu akan baik-baik saja selama perpisahan karena pandemi Covid-19. Kondisi sekarang mungkin memang belum pernah Anda bayangkan, perlu belajar untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Ambilah sisi positif. Kondisi ini menguji Anda untuk menjadi Ibu yang mandiri, kuat, tangguh.
Ibu masih bisa berkomunikasi suami dan anak meskipun tidak secara langsung bertemu. Kondisi ini tidak hanya dialami Anda, ada beberapa orang yang kondisinya lebih parah.
Berusahalah untuk menenangkan hati dan pikiran ibu dengan lebih banyak beribadah dan mengingat Allah sesuai dengan agama yang ibu yakini. Yakinlah dengan berdoa dan berserah diri akan membuat perasaan lebih baik. Semoga bermanfaat.