Tips Aman Bersepeda Kala New Normal

redaksi@koransolo.co

Di tengah pandemi Covid-19, olahraga bersepeda justru jadi naik daun.
Spesialis Kedokteran Olahraga sekaligus Direktur Slim&Health Sports Center Jakarta, Michael Triangto, mengungkapkan per­aturan pemerintah tentang PSBB, mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah, begitu juga untuk orang yang berolahraga di luar rumah.
“Masalahnya adalah dengan menggunakan masker kita akan merasakan napas menjadi kurang lega, sesak, tidak nyaman,” tulisnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/6) seperti dilansir Bisnis.com.
Bila masker digunakan sa­at berolahraga, maka akan me­nimbulkan sesak terutama pada olahraga berintensitas berat. Bila merasakan hal tersebut, maka sebaiknya olahraga jangan dipaksakan.
Sebelum berolahraga setiap individu sebaiknya mengetahui dengan jelas tujuan dari kegiatannya itu dan bila tujuannya sehat tentunya yang bersangkutan hanya boleh melakukan olahraga berintensitas ringan sampai sedang saja.
Dengan pemberlakuan new normal, sebagian orang mungkin akan beralih ke sepeda dan menghindari transportasi umum. Bagi yang jarak tempuh menuju tempat kerjanya tidak terlalu jauh, bersepeda akan meminimalkan kontak dengan banyak orang, yang mungkin saja berpotensi saling menularkan virus.
“Bersepeda jauh lebih aman dibanding dengan angkutan umum,” ujar Ketua Komunitas Bike To Work [B2W] Indonesia, Poetoet Soedarjanto kepada detikcom, Selasa (2/6).
Meski demikian, Poetoet juga menyarankan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam bersepeda di era new normal.
Berikut protokol kesehatan dalam bersepeda di era new normal menurut Bike To Work (B2W) Indonesia.
1. Persiapan
Perhatikan imbauan pemerintah dan daerah yang aman dari Covid-19. Jaga kebersihan se­peda, terutama bagian yang bersentuhan dengan tangan.
4 Bersihkan diri dan cuci tangan dengan sabun.
4 Hindari droplet dengan pakaian berlengan panjang, sarung tangan, masker, kacamata, penutup kepala, membawa hand sanitizer, dan handuk kecil.
4 Pilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan mengganggu pernapasan.
4 Membawa botol minum yang tertutup plastik dan alat makan sendiri.
2. Saat Istirahat
4Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
4 Bersihkan tangan dan wajah dengan tisu atau gunakan handuk kecil.
4 Utamakan jaga jarak atau phy­sical distancing saat ber­istirahat.
4 Selalu gunakan masker, kecu­ali saat makan dan minum.
4 Hindari berbagi bekal pribadi dengan orang lain seperti, botol minum dan makanan.
4 Istirahat secukupnya, tidak perlu nongkrong terlalu lama.
3. Saat Bersepeda
4 Utamakan bersepeda sendiri, jika berkelompok, atur dalam rombongan kecil 2-5 pesepeda.
4 Pilih jalur yang menghindari keramaian dan daerah zona merah Covid-19.
4 Jaga jarak kiri-kanan antar pesepeda dan kendaraan lain minimal 2 meter.
4 Jaga jarak depan-belakang antar pesepeda minimal 4 meter. Semakin tinggi kecepatan bersepeda, jarak harus semakin jauh (di atas 20 meter).
4 Jaga jarak dan waspada terhadap pengendara kendaraan lain.
4 Selalu patuhi rambu lalu lintas bersepeda.
4. Sesampai di Rumah.
4 Sebelum masuk rumah, le­pas­kan semua perlengkapan yang di­gunakan.
4 Hindari kontak fisik dengan penghuni rumah dan menyentuh perabotan.
4 Semprot helm, sepatu dan ka­camata dengan cairan dis­infektan.
4 Segera lepas pakaian, kaos kaki, sarung tangan, masker, penutup kepala lalu cuci dengan deterjen.
4 Segera bersihkan diri, mandi dan keramas.
4 Istirahatlah dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh. (JIBI/Jeda.id)