Anak Emosional Setelah Sakit Diabetes

Anak saya saat ini kelas III SMP, sejak satu bulan yang lalu divonis dokter diabetes. Yang jadi masalah sekarang anak saya berubah perilakunya. Saya merasa sangat khawatir dengan anak saya dengan terjadinya perubahan perilaku anak. Ia sering emosi dan mengambek. Mohon solusinya, terima kasih.

Ibu Tini, Solo

Ibu Tini, penderita diabetes dapat mengalami perubahan emosi yang naik turun secara cepat. Hal ini disebabkan naiknya gula darah yang dapat menaikkan hormon dan dapat memengaruhi emosi. Keadaan ini tentunya memerlukan pemahaman dan pengertian keluarga. Terlebih ananda memasuki masa remaja di mana terjadi perubahan fisik dan mental yang berpengaruh pada emosi dan perilaku.
Setelah dinyatakan mengalami diabetes dan diharuskan untuk suntik insulin dan pola makan yang diatur, ananda menjadi lebih terbatas. Hal ini menjadikan tertekan terutama jika hal ini terjadi di awal-awal penyesuaian. Ananda harus mendapatkan pendampingan ekstra dari orang tua. Masa adaptasi ini sangat penting. Tujuannya agar ananda mau dan mampu menerima serta mengikuti aturan kesehatan dalam jangka waktu yang panjang.
Orang tua dalam mendampingi harus memperhatikan cara berkomunikasi. Cara berkomunikasi yang salah akan menimbulkan persepsi berbeda yang akan menimbulkan perilaku emosi yang negatif seperti marah, ngambek, dan tidak mau mengikuti aturan pengobatan dan makanan.
Anda khawatir jika tidak terjaga ananda akan mengalami komplikasi penyakit yang lebih parah. Namun, di depan anak orang tua harus kelihatan tegar dan tidak memperlihatkan kekhawatiran. Sebaliknya orang tua harus memberikan semangat dan keyakinan kepada anak harus berani berjuang melawan penyakit yang dialaminya.
Dalam jangka panjang orang tua harus beradaptasi dengan keadaan anak, ini juga mengubah ritme kehidupan orang tua. Karena harus mengawasi dan mengontrol pola makan anak, obat, gula darah dan lainnya. Rutinitas ini harus menjadi prioritas orang tua. Kerepotan orang tua jangan sampai terlihat oleh anak, karena dampaknya akan sangat negatif. Anak akan lebih pesimis dan merasa bersalah atau merasa menjadi beban di keluarga.
Semoga Anda dan keluarga dapat menerima semua ini dan ananda dapat menjalankan manajemen diabetes dengan baik.