Hanya Enoki dari Green Co.Ltd yang Tidak Aman Dikonsumsi

Jamur enoki impor masih beredar di toko-toko swalayan dan juga di platform e-commerce dengan merek dan asal negara yang beragam.
Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Yasid Taufik menegaskan hanya jamur enoki yang diimpor dari Green Co. Ltd, Korea Selatan (Korsel) yang tidak aman untuk dikonsumsi.
Oleh karena itu, menurut Yasid selain produk jamur enoki yang diproduksi Green Co. Ltd itu masih diizinkan untuk beredar. ”Iya tentunya aman,” tegas Yasid, dilansir Detik, Jumat (26/6).
Yasid mengatakan, jamur enoki yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes dan dapat menyebabkan penyakit listeriosis hanya ditemukan pada produk yang diproduksi oleh Green Co. Ltd Korsel.
Selain itu, sebenarnya bakteri Listeria monocytogenes bisa mati jika dimasak dengan suhu di atas 75 derajat Celcius. ”Iya yang kita periksa itu yang dari Korsel. Dan terindentifikasi dari importir tersebut. Tapi tadi sebetulnya aman kalau dipanaskan dengan suhu itu,” jelas Yasid.
Meski ada peringatan dini, Yasid meminta masyarakat tidak panik dan diperbolehkan untuk mengonsumsi jamur enoki dengan ketentuan suhu tersebut. ”Iya sebetulnya tidak usah panik, karena kalau enoki itu dipanaskan di atas 75 derajat celcius, asalkan tidak dikonsumsi dalam bentuk segar, tapi diolah dengan pemanasan itu aman,” urainya.
Selain itu, BKP sebelumnya sudah menegaskan sampai dengan hari ini di Indonesia belum ditemukan adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) karena kontaminasi bakteri dari jamur enoki tersebut, seperti yang terjadi di Amerika Serikat (AS), Australia, dan Kanada.
Pernyataan Kementan diamini manajemen Transmart Carrefour. Penikmat jamur yang kerap digunakan untuk memasak steamboat ini masih dapat menikmatinya dan meraih manfaat jamur yang sebenarnya kaya akan serat dan protein ini di Transmart Carrefour. Seluruh produk jamur enoki yang dijual di Transmart Carrefour tidak ada yang diimpor dari perusahaan produsen di Korea Selatan.
”Perlu diketahui, jamur enoki yang bermasalah tersebut adalah hanya jamur enoki yang berasal dari sebuah perusahaan produsen jamur enoki asal Korea Selatan. Sedangkan jamur enoki yang kami jual di seluruh gerai kami, tidak ada satupun dari Korea Selatan. Untuk bukti, kami ada sertifikatnya,” terang ujar Vice President Corporate Communication, PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid. (Detik)