Pasien Positif Covid-19 di Grobogan Bertambah 3 SALAH SATU TERTULAR PASIEN SEBELUMNYA

PURWODADI—Sempat tidak ada kasus baru dalam satu hari, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan langsung bertambah tiga orang pada Jumat (26/6). Dengan demikian total ada 78 kasus positif terjangkit virus corona jenis baru atau Covid-19 di Grobogan.
”Hasil uji swab hari ini ada penambahan kasus sebanyak tiga orang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 di Kabupaten Grobogan,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih. Ketiga pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, lanjut Endang, yakni Tuan JS, 39, dari Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo. Kemudian Ny. S, 57, warga Desa Sugihan, Kecamatan Toroh, dan Tuan BS, 41, dari Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu.
Sehari sebelumnya, Kamis (25/6), tidak ada penambahan kasus pasien positif terjangkit Covid-19. Namun, ada tambahan satun pasien positif yang meninggal dunia yakni Tuan MT, 62, dari Desa Curug, Kecamatan Tegowanu. MT meninggal dunia dalam perawatan di RS Telogorejo, Kota Semarang. Pasien tersebut merupakan satu dari lima pasien yang dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil uji swab pada Senin, 15 Juni 2020.
“Dengan adanya tambahan tiga pasien positif, total ada 78 kasus Covid-19 di Grobogan. Rinciannya, 24 orang dinyatakan sembuh, 40 orang masih dalam perawatan, dan 14 orang meninggal dunia,” kata Endang.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Slamet Widodo menjelaskan, pasien JS merupakan hasil tracing. Di mana JS merupakan kontak erat dari pasien positif Covid-19 sebelumnya, yakni Tuan AK, 61, warga Jono, Kecamatan Tawangharjo.
Kemudian untuk Ny S, 57, warga Desa Sugihan, Kecamatan Toroh merupakan seorang pedagang. Menurut Slamet, yang bersangkutan merupakan pedagang unggas di Pasar Nglendoh, Kota Purwodadi. Ada kemungkinan tertular saat beraktivitas di pasar. Sedang untuk yang Tegowanu masih pelacakan. “Ketiga pasien tersebut saat ini menjalani perawatan di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi dan RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi,” imbuh Slamet.
Sementara Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan Gugus Tugas dan Dinkes Grobogan telah melaksanakan rapid test massal di 22 tempat. Yakni di pasar, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan pasar hewan. “Hingga saat ini ada 78 kasus positif Covid-19 di mana 14 orang di antaranya meninggal dunia. Kita tidak bosan-bosannya mengimbau kepada masyarakat Grobogan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tegas Bupati saat di Mapolres Grobogan, Jumat. (Arif Fajar Setiadi/semarangpos.com/JIBI)