Wisuda Robot UKSW Salatiga

SALATIGA—Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menggelar acara Wisuda Periode I Tahun Akademik 2020/2021. Acara yang digelar Sabtu (27/6) itu berbeda dengan wisuda sebelumnya.
Kali ini acara wisuda itu tampak sepi, tak seperti acara-acara sebelumnya yang selalu dipenuhi para wisudawan dan wisudawati, beserta keluarga.
Bersambung ke Hal. 2 Kol. 1
Wisuda UKSW kali ini digelar secara virtual, karena masih berlangsungnya pandemi Covid-19. Para peserta wisuda pun tak diizinkan datang ke kampus untuk mengikuti prosesi wisuda. Sebagai gantinya, mereka bisa menyaksikan prosesi wisuda melalui channel Youtube “Lensa BTSI UKSW”.
Meski secara virtual, acara wisuda UKSW digelar sangat menarik. Hal itu menyusul adanya robot untuk merepresentasikan kehadiran para peserta wisuda.
Robot yang dirancang tim Robotic Research Center (R2C) Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW ini hadir dengan baju wisuda lengkap.
Ketika nama wisudawan maupun wisudawati dipanggil robot itu pun maju. Tali topi pada robot itu pula yang dipindah dari kiri ke kanan oleh Rektor UKSW sebagai penanda mahasiswa telah sah diwisuda.
Total ada 686 orang lulusan yang diwisuda kali ini. Mereka terdiri dari 2 orang lulusan program diploma, 607orang program sarjana, 71 program magister, dan enam orang program doktor.
Rektor UKSW, Neil Semuel Rupidara, terharu saat melepas para wisudawan dan wisudawati tanpa kehadiran mereka.
“Rasanya tidak pernah ada di dalam sejarah universitas ini seorang rektor mewisuda dan melepas lulusan tanpa kehadiran mereka. Namun, saya tak ingin kita memandang ini sebagai sebuah tragedi. Ini sebuah realitas yang tak bisa dihindarkan,” ujar Neil.
Rektor juga mengajak para lulusan untuk memetik hikmah dari pandemi Covid-19. Para lulusan harus belajar menyesuaikan diri pada kondisi baru, menerima, mencari solusi serta berpikir positif atas sebuah masalah.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan wisuda UKSW secara virtual. Melalui video yang direkam secara pribadi, Ganjar merepresentasikan lulusan UKSW sebagai angkatan Covid yang wajib berbahagia karena menjalani wisuda dalam kondisi berbeda.
“Data di Indonesia belum beres, bukan saatnya untuk marah-marah tapi gunakanlah ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk mencari solusi. Termasuk praktik kesehatan yang masih belum beres seperti belum tersedianya vaksin. Saya harap di antara kalian akan mengisi ruang itu,” pesan Ganjar. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)