Noah lebih lembut

Sejak jumpa kita pertama
Kulangsung jatuh cinta
walau kutahu kau ada pemiliknya

redaksi@koransolo.co

Lagu lawas Chrisye berjudul Kala Cinta Menggoda yang dirilis Desember 1997 sebenarnya bernuansa ceria. Lagu yang mengisahkan cinta tak sesuai harapan itu dinyanyikan dengan musik rancak yang seakan mengibur nasib tragis si penyanyinya. Kala Cinta Menggoda kini hadir lagi. Di tangan Noah, lagu buah cipta Guruh Soekarnoputra itu dikemas beda.
Kala Cinta Menggoda lebih mellow alias lembut, tak lagi rancak ceria. Kepiawaian grup musik Noah dalam menghidupkan kembali lagu lawas yang populer pada masanya memang patut diacungi jempol. Band yang digawangi Ariel cs itu belum lama ini merilis tembang daur ulang legendaris milik penyanyi Chrisye.
Konsep musik yang disajikan grup asal Bandung ini pun benar-benar berbeda dari versi aslinya. Menurut Ariel sang vokalis, hit itu sengaja dibuat dengan mengusung genre musik mellow, lantaran mewakili dua perasaan yang berbeda. Hal itu membuat proyek lagu ini hadir dengan nuansa yang lebih segar.
“Biasanya lagu yang pernah hits itu akan susah mengulang kesuksesan kalau dalam format yang sama. Bila sebelumnya lagu ini dikemas lebih ceria, kali ini kita buat lebih mellow,” kata Ariel dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip Liputan6.com, Selasa (30/6).
Ini bukan kali pertama bagi Noah mendaur ulang lagu dari Chrisye. Sebelumnya, mereka juga pernah mengaransemen tembang Kisah Cintaku pada 2008 silam. Suara khas dari Ariel ternyata mampu membuat para pendengarnya jatuh hati.
Kala Cinta Menggoda juga hadir dalam format video klip dengan menggandeng Upie Guava sebagai sutradara. Tak heran jika visual yang tersaji tampak begitu apik. Sebab, stangan ajaib pria lulusan Universitas Trisakti itu memang dikenal begitu artistik dan memiliki makna tersendiri.
Menariknya, seluruh proses syutingnya tersebut dikerjakan secara virtual di rumah masing-masing personel. Hal tersebut lantaran pengerjaannya dilakukan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Bila diperhatikan, sejumlah lokasi yang ada dalam video tersebut terlihat familiar. Seperti jalanan yang ada di sekitar kawasan Sudirman, halte Trans Jakarta, hingga stasiun MRT. (Liputan6.com)