PBSI HOME TOURNAMENT Menanti Kejutan Ganda Campuran

JAKARTA—Para pebulu tangkis ganda campuran pelatnas bakal unjuk kebolehan dalam PBSI Home Tournament pekan kedua yang digelar Rabu-Jumat (1-3/7).

Chrisna Chanis Cara
redaksi@koransolo.co

Berbeda dengan ganda putra yang menerapkan rotasi, ganda campuran akan mempertandingkan sesama pemain pelatnas dengan pasangan tetap mereka. Di laga ganda putra yang telah berakhir beberapa waktu lalu pasangan Fajar/Yeremia tampil mengejutkan dengan keluar sebagai juara setelah tak terkalahkan dalam liga pertandingan.
Apakah di kategori ganda cam­puran kali ini juga akan muncul kejutan? Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang berstatus peringkat keempat dunia jelas favorit untuk memenangi turnamen. Namun, mereka harus mewaspadai Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang bisa memberikan perlawanan keras.
Pasangan-pasangan muda seperti Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow hingga Adnan Maulana/Mychelle Bandaso juga berpotensi membikin kejutan. “Kekuatan di ganda campuran cukup merata, masih banyak ke­mungkinan yang akan terjadi,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, dilansir badmintonindonesia.org, Selasa (30/6).
Bagi Praveen/Melati, turnamen ini akan dimanfaatkan untuk mengu­ji kesiapan untuk kembali bertan­ding di ajang resmi beberapa bulan mendatang. Badminton World Federation (BWF) telah merilis jad­wal terbaru yang akan dimulai Agustus 2020.
Praveen mengaku akan sebisa mungkin fokus dan menikmati setiap laga di PBSI Home Tournament. Hafiz/Gloria diyakini akan menjadi lawan terberat bagi Praveen/Melati. Jika melihat kedudukan head to head, Praveen/Melati unggul 4-2. Namun di pertemuan terkahir di BWF World Tour Finals 2019, me­reka harus mengakui keunggulan Hafiz/Gloria dengan skor 11-21, 19-21.
“Lawan paling berat sepertinya Hafiz/Gloria. Kami sudah sering ke­temu di turnamen resmi, pengala­man mereka kurang lebih sama seperti kami,” ujar Praveen.
Sebanyak 11 ganda campuran akan bertarung selama tiga hari, mulai Rabu-Jumat. Mereka terbagi menjadi empat grup berdasarkan peringkat dunia masing-masing. Dua pasangan terbaik dari tiap grup berhak lolos ke perempat final.
Di perempat final, calon lawan para juara grup akan diundi lagi. Mereka yang sudah bertemu di pe­nyisihan grup berpeluang berjumpa lagi dengan lawan yang sama di perempat final. (JIBI)