Kakek Tercebur Sumur, Sandal Jepit Jadi Peranti Bertahan

JOGJA—Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Bambang Suharto, 62, warga Wirobrajan, Jogja, tercebur ke dalam sebuah sumur sedalam 14 meter, Jumat (10/7). Untungnya, nyawa Suharto bisa diselamatkan.
Kapolsek Wirobrajan Komisaris Polisi (Kompol) Endang Sri Widiyanti mengatakan jika Suharto tercebur ke dalam sebuah sumur resapan. Peristiwa nahas yang menimpa Suharto berawal ketika ia sedang menyapu halaman rumah anaknya sekitar pukul 10.30 WIB. Suharto tak sengaja menginjak papan yang sudah lapuk. Ternyata, papan tersebut adalah penutup lubang sumur resapan.
“Korban kemudian berteriak minta tolong. Beruntungnya, ada beberapa anak penghuni indekos di sekitar rumah anaknya yang mendengar,” kata Kapolsek.
Kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Wirobrajan. Warga dan polisi pun berupaya menyelamatkan Suharto.
Evakuasi
“Evakuasi dilakukan dengan tangga dan tali. Saat diangkat, kondisi korban lemah dan mengalami luka di bagian kepala,” terangnya. Dia segera dilarikan ke rumah sakit. Korban sempat mengapung selama kurang lebih dua jam sebelum upaya evakuasi untuk menyelamatkan nyawanya dilakukan. “Saat kejadian nahas tersebut terjadi kedalaman air sumur sekitar dua meter. Namun, Suharto masih bisa bertahan,” ujar Kompol Endang.
Sandal jepit yang dipakai Suharto saat tak sengaja tercebur rupanya ikut menjadi penyelamatnya. Suharto menggunakannya untuk alas pelindung sikunya dari tembok sumur yang berdiameter 60 cm. Tangan Suharto kesakitan akibat menopang beban tubuhnya agar tak terbenam ke dalam air. Akhirnya, ia memasang kedua sendal jepitnya di kedua sikunya agar tidak tergores tembok sumur.
”Sandal untuk melindungi siku dari goresan tembok sumur. Kemudian, sandal jepit dipakai. Kalau hanya pakai siku kan sakit, korban terus pakai sandal untuk alas,” ujar Kapolsek. (Hafit Yudi Suprobo/Harian Jogja/JIBI)