JEBAKAN TIKUS BERALIRAN LISTRIK DPRD: Petani Ngeyel Jangan Dikasih Pupuk!

SRAGEN—Ketua Komisi IV DPRD Sragen, Sugiyamto, mendesak Pemkab Sragen bertindak tegas terkait masih maraknya petani menggunakan jebakan tikus bertenaga listrik.

Moh. Khodiq Duhri
redaksi@koransolo.co

Jebakan tikus itu sudah delapan kali memakan korban jiwa manusia sejak Mei lalu. Politikus PDIP Sragen itu mendesak Pemkab duduk bersama dengan petani untuk mencari solusi Dia berharap ada aturan di tingkat desa atau perdes yang memuat sanksi sosial kepada petani yang masih ngeyel tetap memakai jebakan tikus yang teraliri listrik itu.
“Dalam pertemuan itu bisa melibatkan pengecer pupuk. Kalau petani masih ngeyel, sanksinya tidak usah diberi pupuk. Nanti pasti dia akan kebingungan sendiri mau beli di mana pupuk itu. Ini demi memberi efek jera kepada petani yang masih ngeyel memakai jebakan tikus,” papar Sugiyamto.
Pemakaian jebakan tikus yang teraliri listrik, kata Sugiyamto, sebenarnya juga banyak dipakai kalangan petani di luar Sragen. Akan tetapi, dia heran mengapa jumlah korban meninggal dunia karena jebakan tikus itu paling banyak terjadi di Bumi Sukowati.
“Dari aspek hukumnya, saya tidak tahu apakah petani yang nekat masang jebakan tikus itu bisa dijerat pidana. Soalnya, jebakan tikus itu kan dipasang di area persawahan miliknya. Apakah bisa disebut kelalaian kalau mengakibatkan korban jiwa, saya tidak tahu. Kalau sanksi pidana tidak bisa, petani bisa diberi sanksi sosial seperti tidak diberi jatah pupuk. Saya rasa sanksi sosial itu akan efektif,” terang Sugiyamto.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sragen, Suratno, mengatakan jebakan yang teraliri listrik cukup efektif untuk membunuh ratusan tikus dalam semalaman. Dia menilai terjadinya korban jiwa rata-rata karena faktor human eror.
Bila penggunaan jebakan tikus yang teraliri listrik itu dilarang, kata Suratno, Pemkab Sragen harus bisa mencarikan solusi atas masalah yang dihadapi petani.
“Dalam rangka mengurangi sisi negatifnya, saya kira petani perlu diberi pemahaman bagaimana cara aman menggunakan perangkat itu. Bagaimana teknis pemasangannya, apakah harus pakai kabel atau kawat yang standar? Barangkali diperlukan rambu-rambu supaya jebakan tikus itu tidak membahayakan orang lain,” paparnya.