KLATEN GALUH UNITED Skuat Belum Kunjung Dibubarkan

KLATEN—Manajemen Klaten Galuh United belum kunjung membubarkan skuat meski telah berencana mundur dari kompetisi Liga 3 2020.
Hingga kini penggawa Galuh United masih rutin berlatih mandiri di bawah arahan pelatih Gilang Cahyo Utomo. Kondisi itu memantik pertanyaan ihwal keikutsertaan Galuh United jika kompetisi jadi digelar tahun ini.
Gilang mengatakan program latihan mandiri berjalan seperti biasa dengan diikuti 20 anggota skuat. Gilang menyebut belum ada instruksi sama sekali soal pembubaran skuat menyusul rencana absen dari kompetisi musim ini. “Skuat masih ada, belum dibubarkan. Saya juga masih rutin memberi program latihan,” ujar Gilang saat dihubungi Espos, Rabu (29/7).
Sebagai informasi, akhir Juni lalu manajemen klub menyatakan keinginan absen meski Asprov PSSI Jawa Tengah mewacanakan kompetisi jalan terus. Pandemi Covid-19 dan belum jelasnya homebase tim membuat Kidang Milar, julukan Galuh United, memilih mundur dari liga.
Gilang mengakui ada sejumlah kendala yang merintangi perjalanan klub musim ini. “Owner klub [One Krisnata] juga belum memberi kejelasan soal tim. Mungkin masih sibuk persiapan Pilkada [Klaten 2020], bisa juga karena Asprov pun belum memberi kepastian soal digelarnya kompetisi,” tuturnya.
Gilang menyebut tim pelatih dan pemain masih berharap Galuh United dapat berkompetisi musim ini. Menurut dia, klub telah melakukan persiapan panjang sejak akhir 2019 untuk dapat bersaing di Liga 3 zona Jateng 2020.
Sejumlah uji coba dengan tim kuat macam Sriwijaya FC pun telah dilakukan untuk mengasah kemampuan skuat. “Sudah persiapan matang, jadi sayang sekali jika akhirnya dibubarkan,” ujar Gilang.
Manajer Galuh United, Suradi, belum dapat dikonfirmasi Espos hingga Rabu sore. Namun beberapa waktu lalu Suradi mengatakan masih berharap klub dapat ikut kompetisi meski peluang itu tipis. “Namun realistisnya [ikut kompetisi] baru tahun depan. Kalau sekarang terlalu banyak kendala,” ucap Su­radi. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)