arsenal vs chelsea, Dampak Kemana-mana

LONDON—Arenal dan Chelsea memang mengakhiri musim ini dalam kondisi berbeda di Liga Premier Inggris. Arsenal hanya berada di peringkat kedelapan, sedangkan Chelsea di posisi keempat klasemen akhir.

Tri Wiharto
redaksi@koransolo.co

Final Piala FA, Sabtu (1/8) pukul 23.30 WIB nanti akan menjadi laga dengan target serupa tapi tak sama. Arsenal dan Chelsea sama-sama mengincar trofi yang paling bisa mereka koleksi musim ini. Meski Chelsea masih berlaga di Liga Champions tapi peluang mereka lolos sangat tipis (tertinggal 0-3 dari Bayern Munich).
Sementara itu, laga final nanti akan menjadi ajang pembuktian bagi pelatih muda sekaligus anyar bagi masing-masing klub. Mikel Arteta yang yang menangani Arsenal dan Frank Lampard yang membesut Chelsea sama-sama baru memoles tim masing-masing musim ini.
Namun, sejatinya laga Arsenal versus Chelsea nanti akan sangat mentukan bagi tim lain di Liga Premier yang masih berpeluang lolos ke level Eropa. Diawali dari kemungkinan apabila Wolverhampton Wanderers juara Liga Europa 2019/2020 dan Arsenal mengalahkan Chelsea di final Piala FA 2019/2020.
Wolves dan Arsenal sama-sama terlempar dari enam besar Liga Premier sehingga tidak mendapatkan tiket langsung lolos ke Liga Europa musim depan dari jalur liga.
Namun, juara Piala Liga Inggris musim ini adalah Manchester City, yang di Liga Premier finis di urutan kedua (berhak lolos ke Liga Champions). City tidak bisa berpartisipasi di dua kompetisi, sehingga tempat mereka di Liga Europa diberikan kepada Tottenham Hotspur di peringkat keenam Liga Premier.
Nah, jika Chelsea menjuarai Piala FA, kasusnya akan sama seperti City. Chelsea sudah otomatis lolos ke Liga Champions dari jalur liga domestik. Sehingga jatah mereka di Liga Europa (jika menang Piala FA) akan diberikan kepada Wolverhampton yang ada di peringkat ketujuh Liga Premier.
Namun, jika ternyata Arsenal yang juara Piala FA, mereka akan lolos ke Liga Europa musim depan secara otomatis. Jika ini terjadi, Wolve tidak akan lolos ke Liga Europa meski di Liga Premier mereka finis setingkat di atas Arsenal.
Di sisi lain, Wolve masih bisa lolos ke Eropa musim depan dengan syarat menjuarai Liga Europa. Jika hal itu berhasal mereka akan menemani Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Chelsea di fase grup Liga Champions. Memang rumit.
Sementara itu, menjelang final Piala FA, Chelsea mendapat kabar gembira setelah Christian Pulisic dinyatakan fit untuk laga tersebut. Pulisic sempat cedera sehingga harus melewatkan pertandingan semifinal kontra Manchester United dua pekan lalu.
Tanpa Pulisic, Chelsea memang bisa menang dengan skor 3-1. Beberapa hari kemudian, Pulisic cuma jadi pemain pengganti saat Chelsea kalah 3-5 dari Liverpool di Anfield. Meski cuma bermain tak sampai sejam, Pulisic tampil oke lewat sumbangan satu gol dan satu assist. ”Saya tak punya masalah serius apa pun. Saya 100 persen fit [untk final],” ujar Pulisic dikutip dari detik.com, Jumat (31/7). (JIBI)