MENGHILANG SAAT BERSEPEDA Empat Hari Makan Tebu dan Tidur di Emperan

Indah Septiyaning W.

SUKOHARJO—Alif Setiawan, 39, penderita gangguan kejiwaan asal Joho, Sukoharjo yang hilang saat bersepeda sejak Minggu (26/7) akhirnya kembali ke keluarganya.
Ia ditemukan di wilayah Gon­dangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Rabu (29/7) malam. Selama empat hari, laki-laki tersebut tidur di emperan toko dan memakan tebu untuk bertahan hidup.
Sang adik, Ipung Nurcahyo, 35, kepada Koran Solo, Jumat (31/7), mengatakan cerita itu diperolehnya saat Alif sudah berkumpul bersama keluarga di rumah. Alif ditemukan warga Masaran, Kabupaten Sragen di wilayah Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Pertemuan keluarga dan Alif berlangsung haru dan bahagia.
”Saat kami jemput ke Gondangrejo, Mas Alif duduk di warung makan dan kondisinya sehat. Masih pakai kaos warna merah, dan celana color biru dongker [baju yang digunakan saat meninggalkan rumah dan menghilang]. Helm dan sepedanya juga di sampingnya. Kita nangis-nangis,” kata Ipung.
Ia bersyukur akhirnya kakaknya bisa ditemukan dalam kondisi sehat. Dari cerita sang kakak, selama menghilang dirinya hanya makan tebu. Sedangkan minumnya selain air tebu juga mengambil di musala atau masjid yang didatangi. ”Lah wong waktu pergi kan tidak bawa uang sama sekali. Katanya tidurnya juga di emperan bengkel. Tapi ditanya bengkel mana tidak tahu,” katanya.
Saat ini pihak keluarga akan melakukan pengawasan lebih kepada Alif. Jangan sampai kisah Alif menghilang selama beberapa hari karena tersesat terulang kembali.
Bersambung ke Hal. 2 Kol. 1
Apalagi sang kakak memiliki penyakit gangguan kejiwaan sehingga tidak bisa mengingat apa-apa. ”Ini menjadi pelajaran bagi keluarga kami agar ke depan bisa lebih ngawasi Mas Alif,” katanya.
Diberitakan sebelumnya ber­bagai upaya telah dilakukan pihak keluarga untuk mencari keberadaan Alif yang menghilang dari rumah sejak Minggu lalu. Alif pamit pergi bersepeda kepada ibundanya pukul 11.00 WIB. Namun hingga asar, Alif tak kunjung pulang.
Berbagai upaya dilakukan pihak keluarga seperti menyebar informasi orang hilang ke grup-grup whatsapp, Facebook, Instagram dan lain-lain. Dari informasi yang diterima keluarga, kata dia, pernah ada warga yang sempat melihat orang dengan ciri-ciri sama seperti Alif di Waduk Mulur, Bendosari, Sukoharjo pada Senin (27/7) pukul 02.30 WIB.
Alif duduk seorang diri dengan masih membawa sepeda di sekitar Waduk Mulur. Namun entah mengapa, warga tersebut meninggalkan orang yang diduga kakaknya di sana. Sejak saat itu pihak keluarga belum menerima informasi lagi tentang keberadaan Alif.