Tanya Soal Pilkada, Pesilat Dapat Sepeda

Tri Rahayu

Ratusan orang perwakilan dari tujuh perguruan pencaksilat di wilayah Kecamatan Masaran, Sragen, berkumpul di Balai Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Sragen, Sabtu (1/8). Mereka memang sengaja diundang Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sragen secara khusus. Setiap pesilat mendapat paket kaus, makanan ringan, dan makanan berat setelah melewati pemeriksaan protokol kesehatan.
Pimpinan daerah Sragen hadir dalam acara tersebut. Selain Bupati Sragen ada Ketua Forum Komunikasi Perguruan Silat Sragen (FKPSS) Heru Agus Santoso didampingi lima orang pengurus FRKPSS lainnya. Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo diwakili Kabag Ops Kompol Yohanes Trisnanto. Dari Kodim 0725/Sragen pun diwakilkan.
Heru bercerita tentang pentingnya kerukunan antarperguruan. Heru menjabat Ketua FKPSS hanya setahun. “Nanti jabatan Ketua FPKSS ini digilir, sehingga semua perguruan bisa merasakan menjadi Ketua FKPSS.”
Is Nur Yasin, 22, salah seorang pesilat dari Perguruan Cempaka Putih dudu di pojok timur laut di pendapa balai desa itu. Sambil mengobrol dengan temannya, Yasin masih bisa mendengarkan perkataan Heru dan Bupati saat pidato. Yasin menyaksikan tujuh orang pimpinan perguruan di Masaran maju ke depan. Mereka mendapatkan salinan kesepakatan bersama 10 perguruan pencaksilat di Sragen yang dilakukan di Gedung DPRD Sragen pada 6 Juli 2020 lalu. Salinan kesepakatan bersama itu diserahkan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
“Semua perguruan harus bisa menciptakan kondusivitas selama proses pilkada. Sepakat ya! Saya minta yang berani maju ke depan untuk menjawab pertanyaan saya. Berapa daerah di Jawa Tengah yang menggelar pilkada pada 2020 ini?” tanya Bupati.
Yasin langsung angkat tangan saat mendengar pertanyaan itu. Yasin yang duduk paling pojok itu diminta maju dan langsung menjawab, “21 kabupaten/kota.” Seusai menjawab Yasin pun mendapat hadiah berupa sepeda gunung dari Bupati. “Senang bisa dapat sepeda. Saya punya satu sepeda tetapi dipakai bapak,” ujar pemuda asal Dukuh Grompol RT 005, Sidodadi, Masaran saat ditemui Espos.
Bukan hanya pesilat itu yang dapat sepeda, seorang putrid Kepala Desa (Kades) Gebang, Masaran, Jumanto, Ruri, 17, juga mendapat hadiah sepeda dari Bupati hanya menjawab pertanyaan kapan pilkada Sragen digelar, yakni 9 Desember 2020.