Mytha Lestari . Kembali ke Label

 

Mytha Lestari merilis lagu baru berjudul Dunia yang menandai kembalinya ke dunia musik sekaligus bergabungnya dia ke label rekaman MD Music.
Meski sebelumnya dikenal dengan lagu balada patah hati, Dunia terdengar ceria dan menyampaikan pesan yang terdengar optimis.
Lewat lagu barunya itu, penyanyi kelahiran 29 Juni 1991 itu ingin mengajak pendengarnya untuk tetap memiliki harapan dan tidak berputus asa dengan persoalan yang tengah dihadapi.
Bersambung
ke Hal. 2 Kol. 4
Menurut Mytha Lestari, dia ingin menampilkan sisi lain dari dirinya lewat lagu Dunia. ”Memang yang nama kehidupan harus ada sisi positif, sisi negatifnya. Lo nggak bisa bersedih terus,” kata Mytha baru-baru ini.
”Jadi lagu Dunia ini memang diciptakan untuk membangkitkan semangat dan kepercayaan diri orang-orang ketika dunia kita lagi super banyak disaster-nya di tahun ini kan,” sambung dia lagi.
Awalnya, lagu itu dia buat untuk menjadi lagu tema (soundtrack) dalam salah satu film. Namun setelah dia memperdengarkan lagu itu pada pihak label, mereka sepakat agar Mytha Lestari mengeluarkan lagu itu sebagai single baru.
Dalam penggarapan lagu tersebut, Mytha Lestari dibantu oleh musisi asal Korea Selatan bernama McKay yang telah cukup lama dikenalnya. Kolaborasi itu dimaksudkan untuk memberi sentuhan musik yang terdengar cerah layaknya lagu-lagu pop asal Korea Selatan.
”Gue kepikiran buat bikin lagu yang rada cepat terus rada ke-Koreaan gitu. Gue panggil aja temen gue yang orang Korea (Selatan), dia bikin chord progression-nya yang agak ke-Koreaan gitu. Tapi pematahan lirik gue sangat Indonesia. Jadinya kayak fusion gitu,” jelas dia.
Lagu tersebut awalnya telah rampung direkam sejak kuartal terakhir di tahun lalu. Akan tetapi karena satu dan lain hal, Dunia baru sempat diedarkan pada Agustus 2020.
Mytha Lestari mengatakan dirinya tidak mengalami kesulitan yang berarti selama proses rekaman. ”Ya so far sih pengerjaannya cepet banget, karena aku dan McKay dengerin-nya [referensi] sama,” ucapnya.
Hanya saja, justru proses pasca produksi dari lagu itu yang sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia sejak Maret 2020.
Dia mengaku sempat mengalami kesulitan dalam melakukan pemotretan dan syuting video lirik. Sebagai jalan tengah, Mytha Lestari mengerjakan semuanya di rumah.
”Gue harus foto di rumah gue dan video liriknya harus dikerjakan di rumah gue. Gue kerja sama sama tim in house-nya MD yang memang untuk foto sama video. Emang akan jauh lebih gampang dan mudah kalau kita ambilnya di rumah saja karena pada waktu itu studio belum ada yang buka sama sekali. Jadi kita memutuskan bikinnya di rumah saja dengan limitasi orang yang masuk ke dalam rumah,” urai dia. (detik/JIBI)