Gara-Gara Bakar Sampah, Kandang Ternak Ludes Terbakar

SRAGEN—Sebuah kandang ternak berukuran 5 meter x 3 meter milik Wahyono, 45, warga Dukuh Turus RT 015, Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong, Sragen, ludes dilalap api, Sabtu (12/9). Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Kebakaran itu diduga disebabkan bakaran sampah dekat tumpukan jerami tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, menyampaikan peristiwa itu berawal saat Wahyono membersihkan sampah di dekat kandang dan kemudian membakarnya. Bakaran sampah itu kemudian ditinggalkan Wahyono. Sugeng mengatakan tak disadari Wahyono, api dari bakaran sampah itu menjalar ke tumpukan jerami di dekatnya. “Karena cuaca cukup panas, maka api cepat membesar dan kemudian membakar kandang ternak milik korban,” ujarnya.
Sugeng menerangkan hanya kandang ternak yang terbakar beserta tumpukan jerami pakan ternak. Kerugian relative kecil, yakni diperkirakan hanya Rp1,5 juta. Kandang ternak sementara tak bisa digunakan. Dia menerangkan pemadaman dilakukan Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen dibantu tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, SAR Wong Salam, SAR Resi, SAR Sumberlawang Rescue, SAR MTA, PMI, perangkat Kecamatan Gemolong, dan warga setempat.
Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen, Sunardi, membenarkan musibah kebakaran tersebut. Dia mengatakan mu­sibah tersebut disebabkan karena bakaran sampah yang baranya terbawa angin kemudian mengenai tumpukan jerami di kandang ternak. “Jadi kerugian relative kecil. Korban jiwa nihil. Kerusakan pada kambing,” ujarnya. (Tri Rahayu)