Seorang Pegawai Positif, PN Sleman Tutup

SLEMAN—Pengadilan Negeri Sleman Kelas IA menghentikan kegiatan perkantoran dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk sementara lantaran seorang pegawai di lingkungan ini terkonfirmasi positif Covid-19.
Dalam edaran SK Ketua Pengadilan Negeri Sleman No. W13/U2/3601/ OT.01.2/IX/2020 tentang Penghentian Kegiatan Perkantoran Sementara dan PTSP Sementara Kecuali untuk Pelayanan yang Sifatnya Urgent dan Mendesak Selama Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang diterima Harian Jogja, pegawai tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab test padanya pada 8 September lalu.
Untuk mencegah penularan di lingkungan perkantoran ini, Pengadilan Negeri Sleman menerapkan Work from Home (WfH). Selain itu, PTSP ditutup mulai 14-18 September 2020 kecuali untuk pelayanan yang penting.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi membenarkan hal ini. Layanan ditutup sementara untuk mencegah penularan Covid-19 di kantor Pengadilan Negeri Sleman. Menurutnya, beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri Sleman berinisiatif melaksanakan skrining terhadap pegawai dan hakim di lingkungan kantor tersebut. ”Sebanyak 90 karyawan mengikuti rapid test. Ada dua yang reaktif, sudah di-swab,” kata Evie, sapaannya, pada Minggu (13/9).
Kendati demikian, ia belum dapat memastikan apakah pegawai yang bersangkutan merupakan warga Sleman atau bukan. Namun, pegawai tersebut sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri supaya penularan tidak meluas. Adanya penghentian kegiatan sementara di lingkungan Pengadilan Negeri Sleman juga membuat hakim harus memperhatikan jenis perkara yang tengah ditangani. Jika tidak ada jadwal persidangan, maka hakim dan panitera pengganti diminta untuk menjalani WfH.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menuturkan belum bisa menyampaikan data terkait pegawai Pengadilan Negeri Sleman yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut. Kendati demikian, ia mendukung langkah Pengadilan Negeri Sleman yang melakukan skrining mandiri terhadap pegawainya.
”Info yang sampai ke Dinkes Sleman yaitu permintaan pemeriksaan uji swab untuk hakim dan pegawai sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Pengadilan Negeri Sleman,” terang Joko. (Lajeng Padmaratri/Harian Jogja/JIBI)