Dovizioso Malah Merasa Aneh

MISANO—Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, bingung dengan keberhasilannya memimpin klasemen sementara Moto GP 2020. Sang pembalap merasa belum tampil cukup baik dan konsisten musim ini.
Dari enam seri yang sudah dijalani, pembalap Italia itu baru sekali memenangi balapan yakni di GP Austria. Akhir pekan lalu Dovi sukses menggeser Fabio Quartararo di singgasana sementara setelah sang rival gagal finis di GP San Marino.
Padahal saat itu Dovizioso tampil kurang impresif dan hanya finis di posisi ketujuh. Dovi kini mengantongi 76 poin atau unggul enam poin dari Quartararo. “Kejuaraan musim ini sungguh aneh, saya jadi pemuncak klasemen,” ujar Dovizioso seperti dilansir Crash.net, Selasa (15/9).
Meski baru sekali menang, kemampuan Dovi untuk selalu memetik poin di setiap seri memang menjadi nilai plusnya. Dari lima besar klasemen sementara, hanya Dovizioso yang selalu finis dan mencatatkan poin di enam seri Moto GP 2020. Pesaingnya seperti Quartararo, Jack Miller dan Maverick Vinales sama-sama gagal finis sekali.
Joan Mir malah dua kali gagal finis yang membuatnya mentok di peringkat empat klasemen. Padahal dia selalu finis lima besar ketika berhasil menyelesaikan lomba, dua di antaranya podium.
Dovizioso pun bertekad untuk tampil lebih baik pada seri ketujuh di GP Emilia Romagna di Sirkuit Misano akhir pekan ini. Dia ingin menebus performa mediokernya di GP San Marino.
Dalam tes menjelang balapan di Misano, Selasa, Dovi berada di peringkat kelima, selisih 0,236 detik dari Pol Espargaro sebagai pembalap tercepat. “Kami harus melihat sisi positif pada situasi saat ini dan kami harus terus bekerja keras, menempatkan seluruh upaya kami agar bisa tampil lebih kuat di seri berikutnya,” ucap Dovi. (Chrisna Chanis Cara)