Jumlah Penumpang Pesawat Turun

SOLO—Load factor penumpang Bandara Adi Soemarmo mengalami penurunan di awal pekan seiring dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua di Jakarta.

Farida Trisnaningtyas
redaksi@koransolo.co

Penurunan terjadi karena rute reguler maskapai di Bandara Adi Soemarmo didominasi tujuan ke Ibu Kota. General Manager Bandara Adi Soemarmo, Yani Ajat Hermawan, mengatakan pada hari pertama, Senin (14/9), penerapan PSBB jumlah penumpang sebanyak 600 orang. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan hari yang sama pada awal pekan lalu, yakni sebanyak 800 orang.
“Kami belum bisa melihat apakah ini dampak PSBB, tetapi sejauh ini jumlah penerbangan rute Solo dalam satu hari masih sebanyak 12 penerbangan dengan kebanyakan rute ke Jakarta. Dengan adanya informasi mengenai PSBB di Jakarta kami akan memonitor pada pekan berikutnya,” ujarnya, saat ditemui wartawan, Selasa (15/9).
Yani menjelaskan load factor penumpang pada awal pekan ini turun signifikan jika dibandingkan dengan akhir pekan pada Minggu (13/9). Menurutnya, setiap akhir pekan rata-rata penumpang di atas 1.000 orang dalam sehari.
Hal ini menilik banyaknya libur panjang akhir pekan yang terjadi beberapa kali. Antara lain saat libur Hari Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriyah.
Di sisi lain, sejauh ini untuk penerbangan rute Solo-Jakarta masih menjadi favorit masyarakat. Bahkan, dari beberapa maskapai yang saat ini membuka penerbangan melalui Solo, mayoritas masih melayani rute Cengkareng (Soekarno Hatta) dan Halim Perdanakusuma.
Bandara Adi Soemarmo mencatat statistik data lalu lintas udara penerbangan pada Agustus mengalami kenaikan 34% dibandingkan Juli lalu, yakni dari 323 frekuensi penerbangan menjadi 433 frekuensi penerbangan.
Sedangkan untuk jumlah penumpang naik 98% dibandingkan pada Juli, yakni dari 17.648 penumpang menjadi 35.018 penumpang.
Di sisi lain, sebanyak empat maskapai yang sudah terbang dari dan ke Bandara Adi Soemarmo, yakni Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia. Sementara rutenya, Solo-Soekarno Hatta, Solo-Halim Perdana Kusuma, Solo-Pontianak, dan Solo-Denpasar.
“Kalau jadwal normal dalam satu hari ada 80 penerbangan, dengan rincian 40 kedatangan dan 40 keberangkatan, untuk saat ini masih di kisaran 12-16 penerbangan/hari,” paparnya.
Sebelumnya, Shared Services and CSR Manager Bandara Adi Soemarmo, Dedi Suwastono, menambahkan Bandara Adi Soemarmo terus melakukan upaya pencegahan persebaran, dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
Antara lain, penerapan social atau physical distancing, pengecekan dokumen kesehatan, dan pengecekan suhu tubuh tidak hanya bagi penumpang, tetapi juga bagi mitra usaha dan seluruh personel yang bertugas di bandara.