Kasus Covid-19 di PKL Malioboro Jadi 11

JOGJA—Penambahan kasus dari pusat wisata Kota Jogja yakni Malioboro masih terus bertambah. Kali ini dari unsur pedagang kembali menambah catatan penyebaran kasus Covid-19 di Malioboro.
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi Selasa (15/9) menginformasikan bahwa seorang pedagang Malioboro dinyatakan positif Covid-19. Namun Heroe belum dapat memastikan apakah pedagang satu ini ada kontak erat dengan pedagang tas dan dompet yang dinyatakan positif dan meninggal dunia sebelumnya.
”Saat ini sedang di-tracing dari mana ter-paparnya, serta kontak eratnya, apakah ada kontak erat dengan pedagang tas dan dompet atau kontak dengan lainnya,” terang Heroe. Pihaknya masih menelusuri orang-orang yang berkontak dengan pedagang satu ini.
Di samping itu Heroe mengatakan bahwa bisa dimungkinkan apakah kasus ini di luar tracing dari kasus pedagang tas dan dompet sebelumnya. Akan tetapi pihaknya masih melakukan pengecekan lagi apakah benar kasus pedagang ini di luar tracing pedagang sebelumnya. ”Apakah terkait dengan yang awal atau baru, belum bisa ditetapkan sebagai hal yang baru,” kata dia.
Terlepas dari masuk tidaknya kasus satu pedagang ini dalam kasus sebelumnya, penambahan pedagang terkonfirmasi positif ini makin memperbanyak rentetan kasus Covid-19 dari Malioboro. Sebelumnya dari seorang pedagang tas dan dompet yang positif, didapati sembilan kasus lain yang merupakan kontak erat dari hasil tracing.
Sembilan orang tersebut meliputi keluarga, rekan salat berjamaah, hingga satu pedagang lainnya di Malioboro. Kini dengan adanya tambahan satu kasus ini total 11 kasus Covid-19 telag terdeteksi di Malioboro dalam rentang waktu kurang dari dua pekan. (Catur Dwi Janati/Harian Jogja/JIBI)