Werner Oke, Havertz Memble

Dalam debutnya bersama The Blues di Amex Stadium, Selasa (15/9) dini hari WIB, keduanya gagal mencetak gol maupun assist di laga yang dimenangi Chelsea dengan skor 3-1 itu. Havertz bahkan sulit berkembang dan sempat melakukan umpan tak jelas di laga perdananya.
Havertz yang diboyong dari Bayer Leverkusen senilai 72 juta poundsterling (Rp1,4 triliun) tak mampu melepas satu tembakan pun ke gawang The Seagulls, julukan Brighton. Winger berusia 21 tahun itu juga hanya sekali merepotkan pertahanan tuan rumah lewat umpannya.
Dalam sebuah momen, Havertz malah sempat melepaskan umpan yang tak jelas tujuannya meski sedang tidak mendapat tekanan. Pemain termahal The Blues itu kemudian diganti Callum Hudson-Odoi di menit ke-80.
“Banyak beban di pundaknya soal harga, juga fakta bahwa ia masih muda dan datang dari liga lain. Namun saya sudah melihat kualitas dan ketenangannya di beberapa momen,” ujar Pelatih Chelsea, Frank Lampard, dilansir Standard, Selasa.
Performa lebih baik ditunjukkan Timo Werner. Meski gagal mencetak gol, pergerakan striker Timnas Jerman itu kerap kali membahayakan pertahanan lawan. Manuver dan kecepatannnya di menit ke-23 bahkan membuat dia harus dijatuhkan kiper Matt Ryan di kotak penalti.
Jorginho yang menjadi algojo kemudian sukses membuka keunggulan Chelsea 1-0. Selama pertandingan, penyerang yang didatangkan dari RB Leipzig seharga 47,5 juta poundsterling (Rp909 miliar) ini juga melepaskan lima tembakan atau separuh dari yang dicatatkan Chelsea di laga tersebut. WhoScored pun menetapkannya sebagai pemain terbaik ketiga Chelsea setelah Reece James dan Kurt Zouma di laga itu.
“Pertandingannya sangat berbeda. Saya menghadapi tiga bek besar, Anda tak men­dapatkan itu di Jerman. Saya rasa ini adalah pertandingan pertama yang bagus buat saya dan tim,” ujar Werner.