Kena Covid, Peserta CPNS Dianggap Mundur

 

SOLO—Sebanyak 936 peserta dijadwalkan mengikuti tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) calon CPNS/ASN Pemkot Solo di UPT Teknologi dan Komunikasi UNS Solo, 17-20 September.
Seorang dari ratusan peserta itu mengajukan izin tak bisa mengikuti ujian lantaran tertular virus SARS CoV-2. Dia wajib menjalani isolasi mandiri.
Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Solo, Nur Hariyani mengatakan satu peserta yang izin tersebut tinggal di Jakarta namun memilih mengikuti tes di UNS.
“Kami kemudian mengirimkan surat ke BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan disetujui, kalau peserta tersebut boleh tes SKB pada 30 September. Dia seorang tenaga kesehatan (nakes),” kata dia, saat dihubungi Koran Solo, Minggu (20/9/2020).
Nur mengatakan total peserta yang sedianya menjalankan SKB ASN Pemkot sebanyak 1.082 peserta. Namun, 936 di antaranya memilih lokasi ujian di UNS. Dari 936 itu dikurangi seorang yang izin karena tertular Covid-19, maka 935 orang dijadwalkan tes pada 17-20 September.
“Nah, dari 935 itu ada 20 orang yang tidak hadir. Mereka sudah tidak diberi kesempatan lagi dan dianggap sudah mengundurkan diri,” jelasnya.
Nur mengatakan selama 4 hari pelaksanaan SKB, tidak ada kendala berarti. Pelaksanaan protokol kesehatan lancar dan semua peserta mau menjalankan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir, menjaga jarak fisik, dan menghindari kerumunan. Peserta terbagi menjadi 3 ruang dan Solo mendapatkan jatah 4 hari terakhir, karena daerah lain sudah melaksanakan lebih dulu.
“Perbandingan pelamar dengan formasi 1:3. Jadi, kalau ada peserta yang enggak hadir tentu mengurangi jumlah pesaing. Meski tetap ada formasi kosong. Bobot penilaian akhir itu, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) 40% dan SKB 60%. Jumlah formasi yang kami buka ada 407 formasi. Saat SKD dulu sudah kelihatan 14 formasi kosong,” ucapnya. (Mariyana Ricky P.D.)