BELAJAR BERTAHAN SAAT PANDEMI DARI BRAND LOKAL THENBLANK Fokus Menyasar Pangsa di Pasar Digital

Para pemilik brand lokal harus jeli melakukan berbagai inovasi dan melihat peluang di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Salah satunya dengan memanfaatkan penjualan secara online, melalui pengembangan website seperti yang dilakukan oleh brand fesyen lokal Thenblank.
Bisnis yang telah dirintis sejak 2012 oleh Mutiara Kamila Athiya ini fokus menyasar segmen perempuan muda dengan model fesyen yang easy to wear. Diakui olehnya pada masa pandemi ini pihaknya terus melakukan berbagai strategi pemasaran sehingga dapat terus bertahan dan berkembang.
“Selain value dan social presence yang sudah kuat terbentuk sejak awal, platform e-commerce yang dapat diandalkan merupakan hal yang membuat Thenblank mampu bertahan di tengah kondisi sulit ini,” ujarnya, dalam keterangan rilis yang diterima Bisnis, Selasa (13/10/2020).
Mutiara menuturkan dirinya memang sudah memiliki website sejak 2017. Memang secara penjualan meningkat signifikan tetapi sayang dia sering mengalami kendala pada server sehingga dia pun kemudian beralih menggunakan platform e-commerce website builder TokoTalk pada akhir Juni lalu.
“Istilahnya, dulu pengunjung website ramai tapi enggak disambut karena server-nya tidak mumpuni. Semenjak pakai TokoTalk kami bisa menangani traffic besar dengan kecepatan loading website yang tinggi. Penjualan pun meningkat dan akhirnya bisa terkonversi dengan sempurna dari visitor ke purchase,” tuturnya.
Pilihannya untuk fokus menyasar pangsa pasar melalui dunia digital ternyata sangat membuahkan hasil, bahkan dalam sebulan Thenblank berhasil mencetak penjualan hingga 8.000 item. Produk-produk yang diproduksi oleh Thenblank juga memiliki kualitas yang tinggi dan memegang teguh bentuk yang simple dan tetap affordable.
Produknya pun dirancang untuk dapat digunakan secara jangka panjang. Tak heran bila hingga saat ini banyak pelanggan Thenblank yang masih menggunakan produk dari Thenblank meski sudah delapan tahun digunakan.
“Dari material pakaian kami pilih yang organik, proses produksi kami dari awal hingga akhir juga sudah meminimalisir plastik. Kemasan kami juga sudah tidak pakai plastik sekali pakai dan beralih ke bahan yang ramah lingkungan, salah satunya dari cassava yang bisa larut dalam air,” cerita Mutiara.
Menurut Mutiara, terdapat tiga aspek yang terdiri pada suatu bisnis, yaitu harga, kualitas produk, dan diferensiasi. Aspek yang terakhir yang paling membedakan Thenblank dari para kompetitor. (JIBI/Bisnis.com)