Fatin Shidqia. Bernuansa Jepang

Fatin Shidqia baru-baru ini mengeluarkan lagu berjudul Pelangi dan Hujan. Lagu itu disebutnya menjadi single pembuka menuju album.
Menariknya, ada sentuhan nuansa city pop Jepang dalam lagu itu. Dia mengaku sudah lama tertarik pada musik dari Negeri Sakura itu.

Bahkan dalam materi album yang sedang digarapnya, ia banyak terinspirasi dari musik karya musisi asal Jepang.
”Akan ada (album), memang akhir-akhir ini aku lagi workshop sama kak Nadya [Fatira] terus. Akan menjadi perjalanan yang panjang untuk tahun depan menuju album,” ujar Fatin dalam Instagram Live, Kamis (15/10/2020).
Meski terinspirasi dari musik Jepang, akan tetapi Fatin menuturkan, bukan berarti semua lagu dalam albumnya akan terdengar sama seperti Pelangi dan Hujan.
”Aku sebenarnya lebih ke album selanjutnya kayaknya bakal kedengeran aku suka Jejepangan tapi enggak semuanya Japan city pop, tetap bakal exploring,” ungkap dia.
Bila secara musik dia terinspirasi dari musik Jepang, lain halnya dengan lirik. Menurutnya, idenya untuk menulis lirik dari lagunya banyak berangkat dari pengamatannya terhadap kehidupan sehari-hari.
”Bagi aku, setiap kepala kita punya cerita yang berbeda-beda. Jadi aku memang terinspirasi sama hidup keseluruhan,” cerita dia.
Penyanyi berusia 24 tahun itu juga mengaku tengah menikmati proses penulisan lagu. Dalam Pelangi dan Hujan, Fatin ikut terlibat menulis lagunya bersama Nadya Fatira.
Baginya, terlibat langsung dalam proses penggarapan lagu membuatnya mampu untuk lebih menghayati dan mengerti makna dari lagu itu.
Kemudahan dalam memahami makna lagu, menurutnya, amat membantunya dalam proses syuting video klip. Belum lama ini, Fatin memang mengeluarkan video klip dari Pelangi dan Hujan. Video klip itu digarap oleh sutradara Angga Gadutism.
”Alhamdulillah lancar banget, dari jam 7 pagi (mulai), jam 4-an (sore) udah selesai. Karena mungkin lagunya aku tahu, aku nulis sama Kak Nadyaa, jadi pas syuting ini, ya aku tahu ke arah sini,” jelasnya.
Dia pun bercerita mengenai konsep yang ia usung dalam video klip Pelangi dan Hujan. Fatin mengaku konsepnya terinspirasi dari game yang kerap ia mainkan. ”Kesan yang mau aku sampaikan itu manis,” kata dia.
”Jadi konsepnya itu emang aku sempat tahu beberapa game yang point of view-nya orang yang kita lihat aja. Gimana kita lihat dia di dunia kita. Jadi sosok si laki-lakinya itu enggak ketahuan siapa. Emang aku inginnya gimana dia ngeliatnya aku di dunia dia. Emang pengin simpel tapi manis,” ujarnya. (detik/JIBI)