Karena Khabib Tak Mau Jadi Bos

 

DAGESTAN—Khabib Nurmagomedov punya rekor kemenangan fantastis, 28-0, di UFC. Khabib belum terkalahkan sejauh ini.
Khabib Nurmagomedov merupakan salah satu petarung terbaik UFC saat ini. The Eagle, begitu julukannya adalah pemegang sabuk juara kelas ringan.
Pada 25 Oktober nanti, petarung asal Republik Dagestan itu akan diuji Justin Gaethje untuk mempertahankan sabuk juaranya pada UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi.
Dikutip dari detik.com, Kamis (15/10/2020), Khabib Nurmagomedov ditanya soal rahasia kesuksesannya di UFC. Dia menjawab, dirinya tak akan menjadi seorang bos.
”Itu adalah filosofi dari mendiang ayah saya. Meski Anda juara, entah sabuk hitam, atau entah pemegang sabuk emas, Anda tidak bisa menjadi bos. Anda butuh pelatih dan itulah bos Anda,” ungkapnya.
”Kata mendiang ayah saya, kalau saya menjadi bos maka saya akan kalah,” lanjut Khabib Nurmagomedov.
Abdulmanap Nurmagomdeov, ayah Khabib, tutup usia pada awal Juli 2020. Abdulmanap diketahui mengidap penyakit jantung. Khabib Nurmagomedov melanjutkan, dia tidak akan sesukses sekarang ini tanpa adanya jasa pelatih. Selain mendiang sang ayah, Khabib juga dilatih Javier Mendez, di American Kickboxing Academy (AKA).
Maka, Khabib selalu mendengar apa yang disarankan sang pelatih (yang kini tinggal Javier Mendez). Khabib selalu mengembangkan diri. ”Di dalam pikiran, Anda harus tetap berada di sabuk putih. Anda harus terus mempelajari sesuatu yang dapat meningkatkan diri,” tegas Khabib.
”Saya masih terus belajar hal baru baik itu seperti tendangan, pukulan, kuncian, dan lainnya. Jangan pernah Anda membataskan diri sendiri dan dengarkanlah bos Anda,” tutup Khabib.