Program Sejuta Rumah Sasar Milenial

 

Yanita Patriella
JAKARTA—Generasi milenial kini menjadi salah satu target program sosialisasi Program Sejuta Rumah yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sekretaris Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana mengatakan kementerian PUPR akan terus meningkatkan pelayanan informasi berbagai program perumahan melalui berbagai media.
“Kami akan terus mendorong sosialisasi berbagai program perumahan kepada generasi milenial,” ujarnya dalam siaran pers, pada Kamis (15/10/2020).
Menurut Dadang, publikasi program perumahan menjadi sangat penting di tengah pandemi Covid-19 sebab banyak masyarakat yang memerlukan informasi mengenai kriteria rumah yang layak huni, apalagi banyak masyarakat yang juga melaksanakan aktivitasnya di rumah.
Untuk mendorong publikasi program perumahan, Ditjen Perumahan membentuk Tim Khusus Komunikasi Publik yang berasal dari pegawai pusat maupun daerah. Tim tersebut diharapkan dapat memublikasikan berbagai program serta hasil pembangunan bidang perumahan di seluruh Indonesia.
Kementerian PUPR diberi anggaran yang cukup besar untuk memberikan pelayanan tidak hanya dalam bentuk fisik infrastruktur dan perumahan, melainkan juga pelayanan informasi yang baik.
“Masyarakat dan generasi milenial juga perlu tahu mengenai tugas serta apa yang telah dikerjakan Kementerian PUPR dalam menyediakan hunian layak khususnya Program Sejuta Rumah,” kata Dadang.
Kementerian PUPR memiliki berbagai program perumahan untuk masyarakat seperti rumah susun, rumah khusus, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah serta bantuan prasararana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan.
Masyarakat nantinya bisa mengakses informasi tersebut melalui website resmi Ditjen Perumahan yakni www.perumahan.pu.go.id maupun media sosial, media cetak dan elektronik.
“Melalui bimbingan teknis ini kami ingin meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia Ditjen Perumahan dalam menyusun publikasi. Publikasi melalui siaran pers dan foto ada kiat teknik dan strategi khusus,” tutur Dadang. (JIBI/Bisnis.com)