Suporter Siap Patuhi Protokol Kesehatan

CHRISNA CHANIS CARA
SOLO—Pendukung Persis Solo masih berharap kompetisi Liga 2 2020 dapat berlangsung pada November. Mereka siap mematuhi protokol kesehatan yang telah disusun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai upaya pencegahan wabah Covid-19.
Pasoepati Anak Colomadu (Ancol) menjadi salah satu kelompok suporter yang berkomitmen mendukung kompetisi tanpa ingar bingar. Pembina Pasoepati Ancol, Agus Ismiyadi, mengatakan kelompoknya siap ikut andil mendukung protokol kesehatan apabila liga musim ini dilanjutkan.
Menurut Agus, fanatisme pendukung yang berpotensi memicu kerumunan saat kompetisi dapat diantisipasi apabila ada arahan tegas dari pentolan suporter. Dia menilai anggota Pasoepati sudah biasa menerima komando dan menjalankannya dengan baik.
“Persis kan sering bermain tanpa penonton karena sanksi, suporter relatif menaati itu. Apalagi kompetisi nanti Persis bakal main di Cilacap dan tanpa penonton. Jadi saya pikir teman-teman sudah paham [untuk tidak menggelar away day],” ujar Agus saat dihubungi Espos, Kamis (15/10/2020).
Pasoepati Ancol siap memberikan instruksi kepada anggota untuk menonton Tri Handoko dkk. via live streaming di rumah masing-masing alih-alih nonton bareng (nobar). Agus mengatakan menonton bola di rumah masing-masing dapat mengantisipasi kerumunan tanpa mengurangi kenikmatan dalam mendukung tim. Informasi yang dihimpun Espos, Vidio.com siap menyiarkan seluruh laga Liga 2 2020. “Kalau ada live streaming, kelompok suporter tinggal memberi arahan saja,” kata dia.
Sementara itu, sesepuh Pasoepati Pasar Kliwon, Yudhi Winarno, menilai kompetisi musim ini lebih baik dibatalkan. Selain rawan persebaran Covid-19, Yudhi menyebut ada tiga poin yang membuat Liga 2 2020 sudah kehilangan gregetnya. Pertama yakni kompetisi akan digelar tanpa penonton. Kedua, persiapan tim tidak maksimal karena diganggu pandemi. Yudhi menilai klub-klub terkesan hanya “setor muka” karena takut mendapat sanksi PSSI.
“Terakhir, banyak konflik antarpemain dengan manajemen, terutama soal gaji dan kontrak ulang, apabila liga dipaksakan digelar.” Yudhi mengusulkan PSSI menyiapkan kompetisi baru musim depan yang dapat dimulai Februari/Maret 2021.