Es Krim Ramah Lingkungan

Jakarta—Para penjual es krim di India ini layak dijadikan teladan. Untuk melestarikan lingkungan mereka beralih menggunakan daun pisang sebagai wadah es krim. Alami dan aman bagi lingkungan.
Dilansir dari Food NDTV, Jumat (16/10/2020), lewat cuitan yang dibagikan diplomat asal Norwegia, Erik Solheim, ia terkesan dengan kemasan daun pisang yang menjadi wadah es krim di India.

”Inspirasi hijau! Ini adalah foto dari India, es krim disajikan dengan cup yang terbuat dari daun pisang. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya kita tidak perlu plastik,” jelas Erik lengkap dengan fotonya.
Dalam foto tersebut nampak satu skop es krim disajikan dalam daun pisang yang dibentuk menjadi kotak. Daun pisang ini kemudian diikat dengan tali dan disajikan dengan sendok kayu.
”Tindakan kecil, namun merupakan awal yang baik untuk mengakhiri limbah plastik,” komen salah satu netizen.
Banyak juga netizen yang mengatakan hampir semua penjual es krim tradisional di India sudah lama menggunakan daun pisang sebagai wadah es krim mereka.
”Sejak dulu, kulfi (es krim susu tradisional India) dan beberapa cemilan tradisional lainnya seperti bhelpuri hingga chow paties semuanya disajikan dalam daun pisang,” tutur salah satu netizen.
”Di India, kalian tidak butuh piring atau sendok untuk makan. Kita makan pakai alas daun pisang menggunakan tangan,” komen netizen lainnya.
Selain penjual es krim, banyak juga netizen asal India yang membagikan foto-foto jajanan mereka yang semuanya menggunakan kemasan daun pisang.
Tak hanya di India, penggunaan daun pisang untuk memerangi limbah plastik juga diterapkan di Thailand. Salah satunya lewat supermarket Rimping di Chiang Mai, yang membungkus semua sayuran segar mereka dengan daun pisang.
Cuitan ini langsung viral di media sosial, banyak netizen yang memuji langkah para penjual es krim untuk membantu memperbaiki lingkungan. (detik/JIBI)