2 Pejabat Meninggal, UNS Ditutup Sepekan

Akhmad Ludiyanto
SOLO—Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho menutup kampus terbesar di Solo itu hingga tujuh hari ke depan menyusul meninggalnya dua pejabat kampus.
Keduanya yakni dosen Fakultas Hukum (FH) UNS Prasetyo Hadi dan Kasubbag Umum dan Keuangan LPPM, Karyono. Prasetyo meninggal Senin (19/10/2020) sementara Karyono mengembuskan napas terakhir sehari kemudian. Hasil tes swab keduanya menunjukkan hasil positif.
“Hasil swab positif [Covid-19],” ujar Jamal Wiwoho melalui pesan Whatsapp kepada Koran Solo, Selasa.
Terkait kasus Covid-19 tersebut Jamal mengatakan pihaknya langsung memberlakukan lockdown selama tujuh hari sejak Rabu (21/10/2020). Pemberitahuan lockdown juga disampaikan dalam surat UNS bernomor 4373/UN27/TU/2020 tentang Surat pemberitahuan penghentian sementara seluruh aktivitas di lingkungan Universitas Sebelas Maret yang ditandatangani Jamal, Selasa.
Bersambung ke Hal. 2 Kol. 1
“Membaca Surat Edaran Rektor UNS Nomor 67 /UN27lSEl2020 tanggal 1 Oktober 2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas dan Sistem Kerja Pegawai di UNS dan memperhatikan perkembangan dan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Surakarta termasuk di lingkungan UNS, bersama ini disampaikan bahwa seluruh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan diwajibkan bekerja dari rumah [work from home] dan penggunaan fasilitas umum seperti sarana olah raga tempat ibadah serta sarana dan prasarana umum lainnya di lingkungan UNS ditutup mulai tanggal 2l Oktober-27 Oktober 2020. Penghentian sementara seluruh aktivitas dan penggunaan fasilitas umum akan ditinjau kembali dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang berkembang,” tulis surat tersebut.
Selain itu, saat ini pihaknya juga tengah dilakukan pelacakan (tracing) terhadap orang-orang yang pernah berinteraksi intensif dengan kedua almarhum. “Terus melacak teman-teman UNS yang berhubungan dengan beliau,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Solo dari berbagai sumber, Karyono merupakan salah satu teman seperjalanan Prasetyo dalam sebuah kegiatan di Bali sekitar dua pekan lalu.
Sementara itu, selain sebagai dosen FH, Prasetyo juga bekerja di Unit Layanan dan Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (ULP HKI) LPPM dan berkantor di gedung yang sama dengan Karyono.
Seusai dari Bali itu, Prasetyo berencana kembali berkegiatan ke luar pulau, yakni ke Palu. Sebelum berangkat, Prasetyo menjalani uji swab dan terkonfirmasi positif Covid-19.
Kasus ini menyebabkan rekan setim  Prasetyo juga ikut menjalani uji swab. Karyono sempat dirawat di RS UNS karena mengalami demam dan kondisinya memburuk hingga meninggal dunia. Belakangan diketahui bahwa Karyono juga terkonfirmasi positif Covid-19.
Sementara itu, pantauan Koran Solo di gedung LPPM UNS, suasana terlihat sepi. Hanya terlihat beberapa orang yang beraktivitas di gedung yang berlokasi di kawasan bulevar tersebut.
Petugas sekuriti di pintu masuk melakukan menghentikan setiap pengunjung yang masuk kompleks UNS dan memeriksa suhu tubuh dengan thermogun.