Nekat Berbuah Rupiah

Abdul Jalil
PONOROGO—Ide kreatif dan kerja keras seorang pemuda dari Desa Beton, Kecamatan Siman, Ponorogo, bernama Adewidya Buchanani Fadil membuahkan hasil sempurna.

Dia menangkap peluang berbisnis ikan guppy pada awal masa pandemi Covid-19. Kepada madiunpos.com (Grup Koran Solo), Fadil menceritakan awal mula usahanya menjual ikan hias itu.
Pada awal 2020, sebenarnya ia hanya iseng-iseng mengunggah video dan foto ikan guppy koleksinya di sosial media. Tak dinyana, ternyata banyak orang yang kepo tentang ikan kecil-kecil itu. Bahkan, ada juga yang berniat untuk membeli ikan koleksinya itu.
Pada awal Maret 2020 atau di awal-awal masa pandemi Covid-19, Fadil membulatkan niat untuk mengembangkan bisnis budi daya sekaligus berjualan ikan guppy. Ia lantas langsung pergi ke Tulungagung untuk membeli ikan guppy.
Dengan uang Rp125.000, ia mendapatkan ikan guppy sebanyak 100 ekor. Itu menjadi modal awalnya untuk menggeluti usaha barunya itu. “Saya memang suka memelihara ikan guppy. Sebelumnya saya sudah punya 50 ekor ikan guppy. Saya memang sengaja mengunggah foto dan video ikan guppy ke sosmed. Ternyata mengejutkan. Banyak orang yang bertanya ikan jenis ini,” kata dia kepada Madiunpos.com, Jumat (30/10/2020).
Fadil kemudian memberanikan diri membuka toko secara online di media sosial maupun aplikasi Whatsapp. Saban hari, ia rutin mengunggah kelucuan ikan-ikan guppy di akuarium.
Setelah mendapatkan res­pons positif dari pasar. Fadil memberanikan diri untuk membeli indukan guppy dengan tujuan membudidayakannya. Selain juga membeli guppy yang memiliki grade A dan B.
Karena memulai bisnis budi daya ikan guppy ini dari nol, Fadil pun tak henti-hentinya belajar untuk melihat proses perkembangannya. Selain itu, ia juga belajar tentang karakter ikan dari breeder yang sudah mapan. Hasil usahanya itu membuahkan hasil.
Lambat laun, usahanya itu semakin berkembang. Pesanan dari berbagai daerah pun melonjak.
Omzet penjualan ikan guppy di tokonya sempat mencapai Rp15 juta pada bulan April lalu. Namun, untuk rata-rata omzet bulanan bisa mencapai Rp7 juta per bulan.