SEMBILAN BULAN TUTUP KARENA PANDEMI Hari Ini, WGM Dibuka Kembali

M. Aris Munandar
WONOGIRI–Objek Wisata (OW) Waduk Gajah Mungkur Wonogiri (WGM) dibuka kembali untuk wisatawan mulai Minggu (29/11/2020), setelah hampir sembilan bulan ditutup akibat pandemi Covid-19.

Pengelola bakal menerapkan protokol kesehatan ketat, jumlah pengunjung pun juga dibatasi. Objek wisata terbesar yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Wonogiri itu dibuka setelah mendapatkan persetujuan dan pertimbangan dari Satuan Tugas Covid-19 Wonogiri.
Sementara itu, untuk lima objek wisata milik pemerintah lainnya akan dibuka secara bertahap. Kelima tempat wisata itu yakni Kahyangan, Kawasan Museum Karst, Wisata Setren, Pantai Sembukan dan Goa Putri Kencana.
Pada Sabtu (28/11/2020) pagi hingga siang, pengelola OW WGM bersama Satgas Covid-19 Wonogiri menggelar simulasi pembukaan tempat wisata di area OW WGM.
Bersambung ke Hal. 2 Kol. 1
Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri, Pranata, mengatakan selama hampir sembilan bulan OW WGM ditutup, banyak dampak yang dirasakan oleh beberapa pihak. Atas dasar itu, pengelola berkoordinasi dengan Satgas terkait dibukanya kembali OW WGM.
”Setelah dirembuk bersama Satgas, OW WGM akhirnya diperbolehkan buka kembali dengan protokol kesehatan yang ketat. Baik bagi pengelola, pengunjung maupun pedagang yang berjualan di area wisata,” kata dia kepada wartawan di sela-sela kegiatan simulasi.
Ia mengatakan simulasi di OW WGM bertujuan untuk mengetahui kesiapan pengelola dalam membuka objek wisata. Simulasi di lakukan di semua area, mulai dari tempat berjualan, wahana permainan, tempat satwa atau kebun binatang, taman hingga dermaga atau wisata perahu.
”Simulasi untuk memastikan apakah di WGM telah memenuhi persyaratan dibukanya objek wisata atau tidak. Begitu juga dengan kelengkapan alat protokol kesehatan dan petugasnya. Saat simulasi dicek semua,” ungkap dia.
Pranata mengatakan saat ini fasilitas di OW WGM seperti tempat mencuci tangan dan alat pengecek suhu sudah ada dan mencukupi. Kursi atau tempat duduk di area tempat wisata sudah diberi tanda agar wisatawan selalu menjaga jarak.
Selain itu para petugas dan pedagang juga telah diberi edukasi terkait pelaksanaan protokol kesehatan. ”Setelah simulasi selesai, pengelola akan membersihkan beberapa area. Karena penutupan OW WGM sudah cukup lama, ada beberapa tempat yang harus dibersihkan” ujar dia.
Meski telah dibuka, kata Pranata, pembatasan jumlah pengunjung diberlakukan, hanya diperbolehkan setengah dari kapasitas area. Dengan luasan area yang dimiliki, OW WGM mampu menampung 25.000 wisatawan. Jadi maksimal hanya 12.500 pengunjung yang diperbolehkan masuk.
OW WGM juga dibuka seperti biasanya, dari pagi hingga sore hari. Saat dibuka, petugas akan memantau protokol kesehatan dengan ketat dari buka hingga tutup. Harus dipastikan tidak ada kerumunan dan harus berjaga jarak. Terutama di area wahana permainan, wahana air dan dermaga.
”Saat hari pertama dibuka kami jadikan momentum untuk evaluasi. Jika ada yang belum sempurna menerapkan protokol kami tertibkan. Ini demi keamanan bersama,” kata Pranata.
Terkait objek wisata yang dikelola swasta dan BUM desa masih menunggu lampu hijau dari satgas.
”Untuk wisata yang dikelola swasta dan BUM desa sudah kami beri sosialisasi beberapa hari lalu. Kami perintahkan untuk melakukan simulasi pembukaan tempat wisata. Hasilnya diserahkan ke Disporapar, kemudian dimintakan rekomendasi ke Satgas,” kata Pranata.
Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma, mengatakan semua area di WGM berisiko terhadap penularan Covid-19. Namun setiap setiap area itu mempunyai tingkatan risiko yang berbeda. ”Maka kami imbau agar protokol kesehatan diterapkan dengan ketat dan disiplin. Jumlah pengunjung juga harus dibatasi,” kata dia.