Polisi Buru Geng Motor Penyamun

Bayu Jatmiko Adi
BOYOLALI—Tahun 2021 memberi pekerjaan serius bagi aparat Polres Boyolali. Kepolisian setempat mengusut sejumlah kasus pembegalan yang pelakunya dari kalangan anak dan remaja.
Aksi kekerasan tersebut pada akhir 2020. Wakapolres Boyolali, Kompol Ferdy Kastalani, mengatakan Polres Boyolali tidak akan memberi ruang untuk pelaku kejahatan.
Untuk itu polisi akan menindaklanjuti kasus itu hingga tuntas. ”Pengembangan atas kasus itu terus dilakukan,” kata dia kepada Koran Solo belum lama ini.
Bersambung ke Hal. 2 Kol. 1
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Ahmad Masdar Tohari, mengatakan pihaknya masih mengejar dua pelaku yang belum tertangkap. ”Ada dua DPO [daftar pencarian orang] yang masih kami kejar,” kata dia kepada Koran Solo.
Pada akhir tahun 2020 kemarin, Polres Boyolali mengamankan 12 pelaku pencurian dengan kekerasan. Kelompok yang tergabung dalam geng motor yang tertangkap tersebut terdiri atas sembilan remaja dan tiga anak-anak. Kelompok yang membawa senjata tajam itu tak segan melukai korban dalam setiap aksi.
Di sisi lain, pada Kamis (7/1/2021), Polres Boyolali juga mengamankan sejumlah anak yang kedapatan membawa senjata tajam. Tiga di antaranya diamankan setelah mengalami kecelakaan di persimpangan Tegal Wirih, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Total ada enam pelaku yang diamankan saat itu di lokasi berbeda-beda. Selain di Tegal Wirih, Polisi juga mengamankan pelaku di Kecamatan Teras.
Namun Tohari memastikan keenam remaja tersebut bukan bagian dari geng motor yang ditangkap karena kasus pencurian dengan kekerasan.
”Bukan, mereka ini berbeda. Kalau yang diamankan kemarin merupakan kelompok yang diduga akan melakukan tawuran. Ada dua yang membawa senjata tajam,” kata dia.
Dia menjelaskan, dari kejadian itu ada enam pelaku anak-anak yang diamankan. Namun dari keenamnya hanya dua orang yang kedapatan membawa senjata tajam. ”Ya dua itu yang kami tangani. Kalau yang empat kami lepaskan karena tidak cukup bukti dan tidak membawa senjata tajam,” jelas dia.