Persis Ragu-Ragu Soal Pramusim

CHRISNA CHANIS CARA
SOLO—Persis Solo tak yakin PSSI benar-benar merealisasikan turnamen pramusim untuk Liga 2 tahun ini. Mereka menilai wacana tersebut tidak realistis karena jadwal turnamen berpotensi bentrok dengan Bulan Ramadan dan Lebaran. Waktu persiapan yang mepet juga diyakini membuat klub-klub kasta kedua berpikir ulang untuk berpartisipasi dalam pramusim.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggagas turnamen pramusim untuk tim Liga 2 menyusul dicoretnya Sriwijaya FC dan PSMS Medan dari Piala Menpora 2021. PSSI memastikan ajang yang digelar 20 Maret-25 April itu hanya diikuti 18 klub Liga 1. Saat ini federasi masih menggodok jadwal dan konsep pramusim untuk Liga 2.
Manajer Persis Solo, Hari Purnomo, ragu wacana pramusim untuk tim kasta kedua bakal terlaksana. “Gagasan itu tidak masuk akal kalau melihat waktu yang tersedia,” ujar Hari saat dihubungi Espos, Minggu (21/2/2021).
Ia menilai pramusim untuk Liga 2 tidak mungkin dibarengkan dengan Piala Menpora karena waktu persiapannya sangat mepet. Menurutnya, jika digelar seusai Piala Menpora, pramusim Liga 2 bakal bentrok dengan Bulan Ramadan dan Lebaran.
Hari mengatakan persiapan dan latihan pemain tidak akan maksimal apabila turnamen digelar saat puasa. “Pertengahan April sudah puasa, Mei lebaran. Juni infonya kompetisi resmi sudah mulai lagi. Lalu jadwal pramusim Liga 2 mau ditaruh kapan,” tutur dia.
Hari meminta PSSI dan PT LIB tidak melontarkan gagasan yang hanya membuat klub kembali bimbang. Ia mengaku baru akan menghubungi pemain jika turnamen sudah pasti digelar. “Kami tidak ingin kecele seperti PSMS dan Sriwijaya FC,” tukasnya.
Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, menegaskan keputusan Piala Menpora hanya diikuti klub Liga 1 sudah tetap. Surat resmi untuk klub terkait gelaran tersebut bakal diedarkan beberapa hari ke depan.
“Turnamen pramusim buat Liga 2 sedang kami godok. PSSI dan PT LIB tengah merencanakan itu,” ucap Sudjarno dikutip dari detik.com.