Serba Hijau di Mapolres

Sri Sumi Handayani
KARANGANYAR—Biasanya markas polisi identik dengan kendaraan taktis, truk khas untuk mengangkut anggota pengendalian massa atau Dalmas, anjing pelacak, dan lain-lain.

Tetapi ada satu hal yang berbeda di salah satu sudut kompleks markas Polres Karanganyar. Satu petak tanah berukuran kurang lebih 8 meter x 6 meter, persisnya di belakang gedung rumah dinas Kapolres Karanganyar menjadi ajang ibu-ibu Bhayangkari Cabang Karanganyar menunjukkan eksistensi.
Mereka membuat dua kolam lele dari bahan terpal. Diameter masing-masing kolam sekitar 2,5 meter. Mereka juga meletakkan instalasi hidroponik dari pipa plastik dan beberapa polybag. Isinya sayur mayur.
”Ada sawi sendok, sawi hijau, selada, tomat, terong, cabai rawit, daun bawang, seledri, strawberry. Itu ya. Rencana mau tanam lagi yang lain,” ujar Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar, Mila Syafi Maulla, saat berbincang dengan wartawan, Kami (4/3/2021).
Istri Kapolres Karanganyar, AKBP Muhammad Syafi Maulla itu bersama sejumlah anggota Bhayangkari Cabang Karanganyar memanen lele dan sayur mayur di kebun hidroponik pada Kamis. Hasil panen dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar kompleks Polres Karanganyar.
Mila menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka mengisi waktu luang sekaligus upaya mewujudkan program pekarangan pangan lestari (P2L).
”Jadi ini bagian dari program P2L. Kami memanfaatkan lahan yang nganggur untuk tanam sayur, buah, ternak lele. Ternyata bisa panen. Rata-rata ibu-ibu Bhayangkari ini sudah menanam sayur dan buah menggunakan polybag di rumah,” ungkapnya.
Mila juga menceritakan ibu-ibu Bhayangkari membuat sendiri pupuk yang digunakan untuk merawat tanaman sayur. Mereka membuat pupuk organik untuk merawat sayuran dalam polybag.
Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla, menyampaikan kegiatan Bhayangkari Cabang Karanganyar sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dalam situasi pandemi Covid-19. Dia berharap kegiatan itu bisa dilaksanakan juga di 17 polsek di Kabupaten Karanganyar.
”Ini wujud kemandirian anggota Polri bersama Bhayangkari dalam bentuk mendorong ketahanan pangan di masa pandemi. Hasil panen sayur dan lele dibagikan kepada masyarakat sekitar secara cuma-cuma. Beberapa bisa dikonsumsi sendiri. Anggota boleh mengambil,” ujar Kapolres saat berbincang dengan wartawan, Jumat (5/3/2021).
Orang nomor satu di lingkungan Polres Karanganyar itu berharap anggota maupun Bhayangkari di 17 polsek di Kabupaten Karanganyar dapat memanfaatkan lahan kosong di setiap markas polsek dengan sebaik-baiknya.
”Lahan yang belum dimanfaatkan bisa menjadi lahan produktif. Ini masih pandemi Covid-19 diperlukan kemandirian masyarakat. Kami mengajak masyarakat mandiri minimal dari lingkungan keluarga. Salah satunya dengan bercocok tanam di pekarangan rumah.”