Kamar Rumah Warga Kartasura Ambruk

Koran Solo 4 April 2021
Indah Septiyaning Wardani
SUKOHARJO—Bangunan kamar milik Siswandi, 48, warga Kampung Purwogondo, Kelurahan/Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo roboh. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir jutaan rupiah.
Informasi yang dihimpun Koran Solo, bangunan kamar berukuran 4×6 meter roboh pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu Siswandi tengah berada di ruang tamu tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah kamarnya.
Siswandi lantas mencari sumber suara dan mendapati bangunan kamar ambruk. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto mengatakan pemilik rumah kaget mengetahui kamarnya ambruk.
”Tidak ada korban jiwa, karena semua penghuni saat itu tidak berada di kamar,” katanya, Sabtu (3/4/2021).
Atas kejadian ini pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp20 juta karena kamar roboh rata dengan tanah. Bangunan tersebut kondisinya sama sekali tidak bisa dipakai. Diketahui bangunan kamar roboh karena termakan usia.
”Bangunannya sudah tua. Kayunya sudah rapuk jadi gampang roboh,” katanya.
BPBD Sukoharjo yang menerima laporan langsung melakukan evakuasi pembersihan lokasi. Selain itu BPBD juga memberikan bantuan kepada korban berupa bahan kebutuhan pokok. Selanjutnya dilakukan kerja bakti bersama membersihkan puing bangunan yang roboh.
BPBD Sukoharjo meminta kepada warga agar lebih waspada terhadap kondisi bangunan rumah. Hal ini guna memastikan bangunan rumah layak digunakan. Di beberapa kasus ditemukan bangunan rumah roboh karena sudah tua. Bahkan di Kecamatan Grogol belum lama ini terjadi rumah ambruk tertimpa pohon hingga menyebabkan nyawa melayang.
”Hati-hati juga dengan pohon di sekitar rumah. Mungkin pohon yang rimbun dilakukan pemangkasan ranting dan dahan jika diperlukan,” katanya.
Lurah Kartasura Jaelani mengatakan rumah bagian kamar milik Siswandi roboh karena diduga bangunan sudah tua. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
”Korban pemilik rumah bagian kamar roboh sudah dibantu Pemkab Sukoharjo,” ujarnya.
Jaelani mengatakan, informasi rumah bagian kamar Siswandi yang roboh dlaporkan pengurus RT ke pihak pemerintah Kelurahan Kartasura dan diteruskan ke Pemkab Sukoharjo. Setelah kejadian penanganan langsung dilakukan melibatkan petugas dan warga setempat.