Pendataan Dojo Jadi Prioritas Forki Solo

CHRISNA CHANIS CARA
SOLO—Pengkot Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Solo berencana mendata ulang perguruan dan tempat latihan karate di Kota Bengawan. Inventarisasi dojo penting untuk menunjang upaya pembinaan Forki dalam melahirkan atlet berprestasi di masa mendatang.

Pendataan juga menjadi sarana Forki untuk memantau dojo-dojo pinggiran yang selama ini kurang mendapat perhatian. Hal tersebut mencuat dalam rapat kerja perdana pengurus baru Forki Solo di Hotel Harris, Minggu (4/4/2021).

Sekitar 30 pengurus anyar Forki yang terdiri dari lima perguruan anggota Forki terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Ketua Forki Solo, Rhyan Darma Saputra, mengatakan sinergi antara bidang organisasi dan pembinaan prestasi di Forki bakal ditingkatkan dalam kepengurusannya. Menurut Rhyan, kolaborasi kedua bidang itu vital untuk pengembangan organisasi, salah satunya dalam pendataan perguruan dan atlet karate.

“Itu menjadi program jangka pendek kami, termasuk nantinya pendataan ulang wasit dan juri dari Solo yang memiliki sertifikasi,” ujar Rhyan saat ditemui Espos di sela-sela rapat.