UNS Mulai Kuliah Tatap Muka

Akhmad Ludiyanto
SOLO—Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mulai membuka kuliah tatap muka uji coba, Rabu (7/4/2021). Sementara itu, sejumlah perguruan tinggi lainnya masih melanjutkan kuliah jarak jauh (daring).

Untuk pekan ini, kuliah tatap muka di UNS hanya dibuka pada tiga fakultas yakni Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), dan Fakultas Keolahragaan (FKOR). Untuk menjalani kuliah di kampus ini, mahasiswa menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Bagi mahasiswa luar kota wajib menunjukkan hasil negatif rapid test deteksi Covid-19.

Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan, kuliah tatap muka akan dilakukan secara bertahap dan diikuti mahasiswa semester II. “Dicoba dulu untuk yang semester II, itu pun jumlahnya hanya separuhnya,” ujarnya di sela pemantauan kuliah di Fakultas Kedokteran.

Ia menambahkan, dosen yang mengajar mahasiswa juga diutamakan yang sudah divaksinasi. Di UNS dari sekitar 1.700 dosen, 600 di antaranya sudah divaksinasi. “Kami sudah mengajukan, tetapi karena jumlah vaksin ini juga ada keterbatasan sehingga yang divaksinasi baru sekitar 600 dosen,” imbuhnya.

Sementara itu, rencananya, pada pekan kedua kuliah tatap muka akan dilangsungkan di Fakultas Pertanian (FP), Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Pekan ketiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Pada pekan keempat Fakultas Teknik (FT), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), dan FKIP.

Sementara itu, perguruan tinggi lain di Solo belum menggelar kuliah di kampus. Di Universitas Islam Batik (Uniba) Rektor Amir Junaidi mengatakan saat ini pihaknya masih mempersiapkan kuliah tatap muka. “Sedang dalam proses. Tapi nanti perlahan-lahan akan kami buka kuliah luring. Sementara ini kuliah jarak jauh,” ujarnya.

Di Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sutoyo mengatakan kuliah jarak jauh akan dilanjutkan hingga akhir semester ini. Pihaknya berharap pada tahun ajaran baru nanti sudah bisa kuliah tatap muka.

“Pembelajaran daring akan dituntaskan sampai akhir semester. Pertimbangan kami salah satunya kebiasaan mahasiswa bergerombol yang masih masih sulit dikendalikan, meskipun mereka sudah pakai masker dan mencuci tangan. Tahun ajaran baru insya Allah luring, kami persiapkan,” ujarnya.